KARANGANYAR, Jatengpress.com — Komisi D DPRD Kabupaten Karanganyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tasikmadu, Rabu (1/4), guna memastikan kesiapan layanan kesehatan sekaligus menyoroti langkah pencegahan penyakit menular dan chikungunya.
Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Ali Akbar, mengatakan sidak dilakukan menyusul munculnya kasus chikungunya di wilayah Tasikmadu, tepatnya di kawasan Gaum. Pihaknya ingin memastikan penanganan berjalan optimal serta langkah antisipasi dilakukan secara berkelanjutan.
“Kasus kemarin sudah ditangani dan kondisi pasien dilaporkan membaik. Namun, yang terpenting adalah upaya pencegahan agar tidak terjadi lagi kasus serupa,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencegahan penyakit berbasis lingkungan harus menjadi perhatian utama, termasuk menjaga kebersihan dan menghilangkan potensi berkembangnya nyamuk sebagai vektor penyakit.
“Fokus kita bukan hanya penanganan, tetapi bagaimana menjaga lingkungan tetap sehat sehingga potensi penyebaran penyakit bisa ditekan,” katanya.
Selain itu, Komisi D juga menyoroti pentingnya penguatan program imunisasi dasar sebagai langkah preventif terhadap berbagai penyakit menular. DPRD mendorong agar cakupan imunisasi di masyarakat tetap terjaga.
Kepala Puskesmas Tasikmadu, dr. Paria Bayu Murdi, menyampaikan bahwa pihaknya terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, baik terkait imunisasi maupun pemberantasan sarang nyamuk.
“Fogging hanya bersifat sementara. Yang lebih efektif adalah keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Dwi Rusharyati, menegaskan bahwa layanan imunisasi di puskesmas telah berjalan sesuai dengan program pemerintah dan standar medis.
Ia menjelaskan, imunisasi dasar diberikan secara gratis sesuai jadwal nasional, seperti pada usia 9 bulan dan 18 bulan, serta melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
“Di luar jadwal tersebut, imunisasi tetap bisa dilakukan, namun harus melalui asesmen dokter untuk memastikan keamanan dan kesesuaian jarak antarvaksin,” jelasnya.
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan penyakit, baik melalui imunisasi maupun menjaga kebersihan lingkungan, guna menekan potensi wabah di wilayah Karanganyar. (Abdul Alim)





