Jatengpress.com, Wonogiri-Bupati Wonogiri Setyo Sukarno serahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Beji, Kecamatan Nguntoronadi, Rabu (28/1).
Hal ini merupakan apresiasi atas kerja keras para petani dan pentingnya bantuan alsintan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Perhatian pemerintah pada sektor pertanian, ditujukan untuk memastikan bahwa kesejahteraan para petani dapat terjamin dan terus ditingkatkan. Sektor pertanian menyumbang pendapatan yang besar bagi negara, menjadi sarana penyedia pangan, menciptakan swasembada pangan, dan stabilitas ekonomi pada skala yang lebih luas.
“Harapan kita bersama, Wonogiri terus mengembangkan budidaya pertanian tanaman pangan, mendorong lahirnya petani muda, petani milenial, yang siap menggantikan generasi petani yang saat ini mayoritas masuk usia lanjut. Sehingga bisa membangun pertanian modern yang dapat berkolaborasi dengan industri kecil, pariwisata, kuliner, dan juga menjadi paket wisata yang menarik, sesuai dengan perkembangan yang ada saat ini,” jelas Bupati.
Beberapa waktu lalu diserahkan bantuan alat peranian, dengan nilai total Rp. 15, 484 milyar bagi kelompok tani di Wonogiri. Tahun 2026 ini juga dialokasi anggaran untuk pembangunan 109 sumur bor. “Semoga dapat mengatasi kesulitan petani dalam mendapatkan air irigasi pertanian, sehingga petani dapat berproduksi sepanjang tahun termasuk musim kemarau,” imbuhnya.
Sementara hasil terbaik sektor pertanian di Wonogiri, berhasil menciptakan satu kondisi ketahanan pangan sesuai indeks yang ditetapkan. Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kabupaten Wonogiri Tahun 2025, pada point 76,02 yang artinya ada diatas indeks Provinsi Jawa Tengah sebesar 73,77, dan di atas indeks nasional sebesar 73,00. IKP Kabupaten Wonogiri masuk dalam kategori aman, tahan terhadap bahaya kerentanan rawan pangan. (Pm)






