Jatengpress.com, Borobudur – Ratusan ribu wisatawan menikmati kemeriahan berbagai hiburan di sejumlah destinasi yang dikelola InJourney Destination Management (IDM).
IDM menyiapkan berbagai pertunjukan seni budaya dan atraksi yang diarahkan untuk menghibur masyarakat yang ingin menghabiskan libur lebaran yang seru dan asyik.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan, momen libur lebaran yang dimeriahkan berbagai hiburan, sehingga masyarakat dapat menikmatinya bersama keluarga.
“Keseruan yang di berbagai destinasi wisata kita kelola berhasil menarik wisatawan,” tulisnya, dalam rilis yang diterima Jatengpress.com, Kamis (02/04/2026).
Dia mencatat pada periode 20-29 Maret 2026, terdapat 326.676 pengunjung di berbagai destinasi wisata yang dikelola IDM.
Dengan rincian, Borobudur 69.742 pengunjung, Prambanan (130.083), Teater Pentas (3.797), Ratu Boko (6.189), dan TMII (116.865).
Pada libur Lebaran 2026, kata Maya, IDM menyiapkan sejumlah agenda budaya di kawasan candi, salah satunya Pasar Medang yang menghadirkan kuliner lokal, produk kriya UMKM, lokakarya kreatif, hingga pertunjukan seni.
Selain itu, wisatawan dapat mengikuti kegiatan rekreasi bertajuk Pelangi di Mars yang digelar pada 21-27 Maret 2026 dengan berbagai instalasi hiburan, area piknik tematik, serta spot foto.
Secara keseluruhan, tingkat okupansi hotel di bawah pengelolaan InJourney Hospitality meningkat sebesar 9% dibanding tahun sebelumnya.
ITDC mencatat selama periode 13–27 Maret 2026, kawasan The Nusa Dua menerima 133.127 wisatawan. The Mandalika mencatat 3.306 kunjungan, dan The Golo Mori membukukan 907 wisatawan.
Okupansi tertinggi hotel bintang 5, ada di Merusaka Nusa Dua, The Meru Sanur, dan Bali Beach Hotel The Heritage Collection. Untuk hotel bintang 4, diraih Grand Inna Samudera Beach, Truntum Kuta, dan Grand Inna Medan.
“Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap destinasi unggulan serta optimalnya strategi pengelolaan dan pemasaran yang dijalankan perusahaan,” ujarnya.
Sarinah yang dikelola InJourney Retail, jumlah kunjungan meningkat hingga mencapai 683 ribu orang. Lonjakan ini didorong berbagai program tematik secara kolaboratif bersama para tenant, mulai dari activation brand, program diskon dan promosi khusus, hingga bundling produk yang meningkatkan daya tarik belanja masyarakat.
Momentum ini tidak hanya mendorong kenaikan kunjungan, tetapi juga berdampak positif terhadap transaksi tenant serta memperkuat peran Sarinah sebagai destinasi ritel dan ruang publik yang menghadirkan pengalaman belanja, budaya, dan gaya hidup dalam satu ekosistem terintegrasi.
Mobilitas masyarakat yang meningkat dapat berjalan lancar berkat kesiapan operasional bandara, optimalisasi kapasitas penerbangan, serta dukungan konektivitas menuju kawasan pariwisata.
Di sektor aviasi, selama periode mudik Lebaran 13-29 Maret 2026, bandara-bandara di bawah InJourney Airports mencatat realisasi kumulatif 63.222.
Pergerakan pesawat atau tumbuh 9% dibanding periode Lebaran 2025, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 8.870.677 penumpang atau meningkat 6,4% secara tahunan.
Dari sisi pasar, pergerakan domestik menjadi penopang utama dengan 51.873 pergerakan pesawat dan 7.009.251 penumpang, masing-masing tumbuh 10,6% dan 7,5% dibanding tahun lalu.
Maya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan di seluruh ekosistemnya baik pada sektor kebandarudaraan maupun destinasi pariwisata.
“9Kami memandang capaian positif ini sebagai refleksi kuatnya sinergi dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, yang melalui koordinasi dan komitmen bersama mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutup Maya Watono. (TB)

