01 Mei 2026 18:10 GMT
Loano–BOB Perkuat Sinergi, Dorong Percepatan Pengembangan Pariwisata Kawasan Menoreh
Jatengpress.com, Purworejo, — Pemerintah Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, menjalin komunikasi strategis dengan Badan Otorita Borobudur (BOB), Jumat (1/5/2026). Hal itu dilakukan guna mempercepat pengembangan pariwisata di kawasan Pegunungan Menoreh. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun destinasi wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan zona otoritatif BOB, khususnya kawasan Borobudur Highland, yang terhubung dengan desa-desa penyangga di sekitarnya. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat lokal. Program ini sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi berbasis kualitas, keberlanjutan, dan inklusivitas. Pengembangan kawasan Menoreh juga difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan angka kemiskinan, serta penguatan daya saing destinasi melalui konsep wisata tematik, wellness tourism, dan promosi global. Peran desa wisata menjadi kunci dalam implementasi strategi tersebut. Selain sebagai ujung tombak pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, desa wisata juga dinilai mampu mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup warga. Camat Loano, Vivin Suryandari Feriyani, menegaskan kesiapan wilayahnya untuk terlibat aktif dalam kolaborasi tersebut. “Kami berharap BOB dapat melibatkan masyarakat, khususnya di Kecamatan Loano, dalam setiap program yang dijalankan. Kami siap berkontribusi dan berkolaborasi demi kemajuan pariwisata di daerah ini,” ujarnya. Sementara itu, Plt. Direktur Utama BOB yang juga menjabat Direktur Keuangan, Umum, dan Komunikasi Publik, Yusuf Hartanto, menekankan pentingnya kerja sama di tengah tantangan efisiensi anggaran. Menurutnya, pengembangan pariwisata berbasis desa serta penyelenggaraan berbagai event produktif menjadi langkah konkret untuk menjaga pertumbuhan sektor ini. “BOB akan terus mengoptimalkan percepatan pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Purworejo. Dalam kondisi efisiensi saat ini, kolaborasi menjadi kunci utama. Kita membutuhkan sinergi kuat antar pihak untuk terus mendorong kemajuan pariwisata Indonesia,” jelasnya. Ia juga menambahkan, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Purworejo, sangat diperlukan dalam mengembangkan potensi wilayah utara yang memiliki keunggulan alam dan iklim yang sejuk. Melalui kolaborasi yang solid, pengembangan pariwisata di kawasan Menoreh diharapkan mampu tumbuh lebih cepat sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. (Vale)