Jatengpress.com,Purworejo-Trirejo River Tubing memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-3 dengan menggelar Trirejo River Fest di basecamp Dusun Watubelah, Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tepatnya di aliran irigasi Kedung Putri, Minggu (26/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran Trirejo River Tubing sebagai salah satu penggerak pariwisata berbasis desa di Kabupaten Purworejo.
Festival yang digagas Pemerintah Desa Trirejo bersama BUMDes Tri Guyub Rukun tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai wilayah di Purworejo. Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Purworejo H. Suranto, S.T., S.Sos., M.PA., Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Bangun Erlangga Ibrahim, S.STP., M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., Camat Loano Vivin Suryandari Feriyani, S.STP., M.M., perwakilan BBWS Serayu Opak, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sekda H. Suranto memberikan apresiasi atas perkembangan Trirejo River Tubing yang dinilai berhasil menjadi motor penggerak ekonomi berbasis wisata desa.
“Hal-hal baik yang sudah berjalan agar terus dipertahankan. Ke depan, fasilitas dan aktivitas wisata perlu ditingkatkan secara bertahap agar semakin banyak wisatawan yang datang,” ujarnya.
H. Suranto menegaskan bahwa sektor pariwisata desa memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta meningkatkan pendapatan masyarakat lokal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng oleh Sekda Purworejo yang kemudian diserahkan kepada Kepala Desa Trirejo sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan tiga tahun Trirejo River Tubing. Acara dilanjutkan dengan pembukaan Trirejo River Fest kategori race 100 meter yang ditandai pengibaran bendera start.
Suasana semakin meriah saat pelepasan peserta tubing grup jarak jauh dari Pintu Air Trirejo oleh jajaran pejabat bersama Camat Loano. Antusiasme peserta dan penonton terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung, menciptakan atmosfer festival yang penuh semangat dan kebersamaan.
Sebagai penutup, peserta dan tamu undangan disuguhi kuliner khas daerah berupa olahan iwak kali atau ikan sungai. Sajian ini menjadi bagian dari upaya penguatan wisata berbasis kearifan lokal yang menjadi identitas Desa Trirejo.
Sementara itu, Kepala Desa Trirejo, Andhi Prasetiawan, menyampaikan bahwa Trirejo River Tubing merupakan unit usaha BUMDes Tri Guyub Rukun yang lahir dari inisiatif pemuda karang taruna bersama masyarakat, khususnya warga Dusun Watubelah.
“River tubing ini memanfaatkan saluran irigasi Kedung Putri dengan panjang lintasan sekitar 1,5 kilometer. Saat ini bahkan menjadi satu-satunya wahana tubing di Purworejo,” ungkapnya.
Andhi menambahkan, destinasi ini kini semakin dikenal luas hingga ke berbagai daerah seperti Kebumen, Magelang, hingga Yogyakarta, terutama saat musim liburan.
“Harapan kami, di usia ketiga ini pengelola semakin solid, inovasi terus berkembang, dan jumlah wisatawan semakin meningkat,” imbuhnya.
Andhi menyampaikan apresiasi kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWSO) Serayu Opak atas dukungan dan izin pemanfaatan saluran irigasi untuk kegiatan wisata tubing tersebut.
“Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, karang taruna, dan masyarakat, kami optimistis Trirejo River Tubing akan terus berkembang menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian lokal,” tegasnya. (*)




