Jatengpress.com, Sragen – Sebuah kelalaian fatal nyaris membawa petaka besar di Kabupaten Sragen. Akibat ditinggal tidur saat sedang merebus daging, sebuah dapur rumah hunian milik warga di Dukuh Bulaksari RT 01/RW 08, Desa Nglorog, Kecamatan Sragen Kota, luluh lantak dilalap si jago merah pada Jumat (29/5/2026) siang.
Miris, kebakaran hebat yang terjadi di tengah hari bolong ini tidak hanya menghanguskan dapur dan peralatan rumah tangga, namun juga ikut memanggang bagian bodi mobil Toyota Avanza dan sebuah sepeda motor yang terparkir di dekat lokasi kejadian.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudo Praseno membenarkan adanya insiden memilukan tersebut.
Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran ini bermula sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, salah satu saksi, Sukini Sri Lestari (50), sedang memasak atau merebus kulit dan daging sapi di area dapur. Tanpa disadari bahaya yang mengintai, saksi kemudian masuk ke dalam kamar untuk menemani anaknya dan justru tertidur pulas.
Petaka mulai muncul sekira pukul 12.15 WIB. Saat terbangun dan hendak keluar rumah, saksi langsung disambut bau asap yang sangat menyengat. Begitu mengecek ke arah belakang, betapa terkejutnya ia melihat kobaran api sudah membesar dan menjilat-jilat atap dapur.
”Saksi sempat panik dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena kobaran api telanjur membesar, upaya tersebut tidak kunjung membuahkan hasil,” ujar Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudo Praseno saat dikonfirmasi.
Melihat situasi yang kian tak terkendali, korban langsung menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Sragen serta pihak kepolisian setempat.
Mendapat laporan darurat, kesigapan luar biasa ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Pamapta 1 Polres Sragen Ipda Tugino bersama Tim Inafis Satreskrim, piket fungsi, dan personel SPKT Polsek Sragen Kota langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Keaktifan Pamapta Polres Sragen dan ketelitian Tim Inafis di lapangan terlihat jelas dalam mengamankan situasi. Petugas kepolisian langsung melokalisir area dan memasang garis polisi (police line) demi mengamankan TKP agar steril dari kerumunan warga serta mempermudah proses penyelidikan.
Tidak berselang lama, 2 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas Damkar bahu-bahu bersama personel Polsek Sragen Kota dan warga akhirnya berhasil menjinakkan amukan si jago merah sebelum merembet lebih luas ke bangunan utama rumah.
Meskipun api berhasil dipadamkan dan dipastikan Nihil korban jiwa maupun luka, dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat kebakaran ini cukup parah. Berdasarkan data evakuasi di lapangan, sejumlah aset berharga milik korban, Pak Qomari (57), turut hangus terpanggang.
Berikut adalah rincian kerugian akibat kebakaran hebat tersebut 1 Unit Mobil Toyota Avanza warna hitam (Nopol AD 1959 UY), mengalami kerusakan parah atau terbakar pada sebagian bodi belakang dan atas. 1 Unit Sepeda Motor Honda Shogun (Nopol AD 3945 BN). Seluruh alat-alat rumah tangga di area dapur. Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 80.000.000 (Delapan Puluh Juta Rupiah).
Sebagai barang bukti, polisi telah mengamankan satu buah kompor gas dua tungku, satu tabung gas Elpiji 3 kg, serta satu buah panci yang digunakan untuk merebus daging.
Berdasarkan hasil olah TKP mendalam yang dilakukan oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Sragen bersama jajaran Polsek Kota, serta diperkuat oleh keterangan para saksi, penyebab pasti kebakaran murni karena faktor kelalaian (human error).
”Dari hasil pemeriksaan di sekitar dapur rumah milik Saudara Qomari, kebakaran dipicu karena pelapor sedang merebus kulit/daging sapi namun lupa mematikan kompor gas lalu ditinggal tidur,” pungkas AKP Catur Agus Yudo Praseno. (*)





