Jatengpress.com, Kebumen — Kebakaran melanda Pondok Pesantren Assidiqiyah di Dukuh Juru Tengah, Desa Kaleng, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Kamis dini hari, 12 Maret 2026. Peristiwa itu menghanguskan bangunan lantai dua pondok pesantren. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 02.45 WIB. Api terlihat muncul dari lantai dua bangunan pondok pesantren yang digunakan sebagai kamar santri.
“Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Puring, selanjutnya petugas kami segera menuju ke lokasi,” kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Kamis, 12 Maret 2026.
Polsek Puring yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen serta tim identifikasi dari Polres Kebumen. Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian.
Dua orang saksi yang mengetahui awal kejadian adalah Sodikin, seorang guru yang tinggal di sekitar lokasi pondok, serta Sutarto, warga Desa Kaleng.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, bangunan pondok pesantren terdiri dari dua lantai. Lantai pertama sebagian mengalami dampak kebakaran, terutama di ruang UKS yang diduga terbakar akibat material kayu dari atap lantai dua yang jatuh saat terbakar.
Sementara ruang kelas di lantai satu tidak ditemukan bekas terbakar.
Adapun lantai dua merupakan area yang paling parah terdampak. Di lokasi tersebut terdapat ruang belajar, gudang, serta enam kamar santri dengan sekat dari triplek, bambu, plastik bekas, seng, dan baliho. Sebagian lantai juga menggunakan material kayu.
Petugas menemukan sejumlah barang elektronik yang terbakar, serta sambungan kabel listrik yang diduga tidak standar.
Menurut Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, dugaan sementara kebakaran berkaitan dengan instalasi listrik di lantai dua bangunan. Namun demikian, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Petugas dari Polsek Puring, tim Inafis Polres Kebumen, aparat TNI dari Koramil Puring, pemerintah kecamatan, serta pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen turut terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait sumber api sekaligus menginventarisasi kerusakan bangunan yang terdampak kebakaran,” ungkap Kapolres Kebumen. (*)





