Kesadaran Berkurban Meningkat, Nilai Hewan Kurban Warga LDII Wonogiri Kini Tembus Rp 13,2 Miliar, Naik 7,50%

Jatengpress.com, Wonogiri – Kesadaran Berkurban warga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Wonogiri terus menunjukkan pergerakan positif yang signifikan. Nilai total akumulasi hewan kurban saat ini telah menembus angka Rp 13.204.172.000

‘’Total nilai kurban warga LDII Wonogiri tercatat mengalami kenaikan yang semakin impresif, yakni sebesar 7,50 persen jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2025 lalu. Tren pertumbuhan ini didorong kuat oleh laju penambahan jumlah hewan kurban jenis kambing jawa yang terus berdatangan dari berbagai PC (Pimpinan Cabang) di tingkat kecamatan. Angka pertumbuhan yang konsisten ini menjadi indikator kuat bahwa fluktuasi ekonomi tidak menyurutkan semangat ketakwaan dan antusiasme warga untuk saling berbagi di hari raya yang suci,’’ kata H Sutoyo Ketua DPD LDII Wonogiri, Rabu (27/5).

Didampingi sejumlah penbgurus lainnya Sutoyo memaparkan bahwa rincian detail sebaran hewan kurban yang tercatat sampai hari ini meliputi 520 ekor sapi dengan nilai nominal mencapai Rp 10.991.154.000, dan 1.119 ekor kambing jawa dengan nilai total Rp 2.059.068.000, serta 90 ekor domba (kambing gibas) yang bernilai Rp 153.950.000.

Penambahan data terbaru berfokus pada komoditas kambing jawa yang mengalami lonjakan kuantitas secara berkala, mengukuhkan kesiapan pemotongan hewan kurban yang masif. Mengingat rekapitulasi ini masih bersifat sementara, seluruh panitia di tingkat daerah tetap membuka posko pelaporan karena perolehan angka diperkirakan masih bisa berubah dan terus bertambah mendekati hari pelaksanaan.

Di samping mematangkan manajemen penyembelihan dan higienitas daging kurban, DPD LDII Wonogiri juga telah mematangkan persiapan teknis peribadatan dengan menetapkan 64 titik lokasi pelaksanaan sholat Idul Adha yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri. Penentuan puluhan titik sholat ied ini ditujukan untuk mempermudah aksesibilitas warga sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan secara khusyuk, aman, dan tertib. (Pm)