Jatengpress.com, Purbalingga – Bencana tanah longsor kembali terjadi di Purbalingga, Minggu (12/4/2026). Longsor dipicu akibat runtuhnya bukit setinggi 12 meter di belakang rumah para korban di . Dusun Pondok Nangka RT 14 RW 05 Desa Sangkanayu Kec.Mrebet, Purbalingga. Tiga rumah mengalami rusak, 1 orang dilaporkan meninggal dunia, dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Informasi yang diperolej Jatengpress di lokasi kejadian menyebutkan, kejadian Longsor Desa Sangkanayu RT 14 RW 05 Pukul 09.30 Wib
Kronologi kejadian, Ibu Yanti & Ibu Kasini sedang masak bersama di dapur rumah pak Sugiato (Karena Saudara Kandung) tiba-tiba terdengar suara gemuruh (dikira suara kendaraan) tiba² bukit belakang rumah longsor Menimpa rumah bagian belakang Ibu Yanti Terhimpit material longsor Batu & Meja Dapur. Ibu Yanti (istri Yono) akhirnya meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon Harprindiat mengungkapkan, 3 Rumah bagian belakang tertimbun longsoran material Batu & Tanah. Total Terdampak yang terdiri 3KK 11 Jiwa Anak-anak 3 Usia (4 L,7 P , 12P)
Korban Terdampak Sunaryo 2 Jiwa, Sugiatno 4 Jiwa (Istri Luka Ringan), Yono 5 Jiwa (Istri MD). Korban Luka (Dibawa Ke PKM Serayularangan) atas nama ibu Kasini (35) Istri Bpk Yono. Sedang korban Meninggal Dunia (Dibawa Ke RS.PKU Muhammadyah atas nama ibu Yanti (38) Istri Bpk.Sugiatno
“BPBD Purbalingga bersama TNI , Polri serta relawan dan warga melalukan evakuasi korban. Longsor dipicu curah hujan tinggi dan lereng bukit belakang rumah merupakan bekas galian tambang tradisional,” kata Revon. (*)






