Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar, Polres Wonogiri Tegaskan Kesiapan Amankan Mudik Lebaran

Jatengpress.com, Wonogiri – Polres Wonogiri menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres Wonogiri, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi tanda kesiapan Polres Wonogiri bersama unsur TNI dan stakeholder terkait dalam mengamankan arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M. serta diikuti ratusan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, hingga mitra kamtibmas.

Apel gelar pasukan ini diikuti sekitar 350 personel gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, di antaranya satuan TNI Kodim 0728 Wonogiri, personel Dalmas, Satlantas, Satreskrim, Satintelkam, Satnarkoba, Polwan, personel Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan, PMI, BPBD, Senkom, RAPI hingga Pramuka Saka Bhayangkara.

Sebagai pimpinan apel, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang. Angka tersebut berpotensi meningkat sebagaimana pengalaman pengamanan mudik pada tahun-tahun sebelumnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi “Ketupat Candi 2026” yang mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Polres Wonogiri telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan berdasarkan analisa serta laporan petugas di lapangan secara real time.

Selain pengaturan arus lalu lintas, Kapolres juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) dan BBM, guna menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi berjalan lancar. Aparat juga diminta menindak tegas praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Kapolres Wonogiri juga menekankan agar seluruh personel memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis dan responsif selama pelaksanaan pengamanan mudik.

Petugas di lapangan diharapkan melakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu lalu lintas serta lampu penerangan jalan, sekaligus siaga di titik-titik rawan kecelakaan.

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan Hotline 110 sebagai sarana pengaduan maupun pelaporan tanggap darurat, baik terkait gangguan kamtibmas maupun kondisi kemacetan di jalur mudik.

Di akhir amanatnya, Kapolres Wonogiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026.

“Selamat bertugas dan tetap semangat. Jadikan setiap langkah pengabdian sebagai ladang ibadah untuk mencari ridho dan keberkahan Tuhan Yang Maha Kuasa,” pesan Kapolres.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan dinas operasional guna memastikan kesiapan sarana prasarana dalam mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Melalui apel gelar pasukan ini, Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan maksimal demi terciptanya mudik yang aman, tertib dan lancar bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Wonogiri. (Pm)