53 Atlet Ramaikan Seleksi Popda Panahan Karanganyar 2026

KARANGANYAR, Jatengpress.com— Sebanyak 53 atlet ambil bagian dalam seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 cabang olahraga panahan yang digelar di Lapangan Stadion 45 Karanganyar, Minggu (26/4). Tingginya jumlah peserta ini menjadi yang terbanyak sepanjang pelaksanaan seleksi panahan di Kabupaten Karanganyar.

Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK, yang mewakili 13 klub panahan. Seleksi dilaksanakan dalam dua sesi untuk mengakomodasi seluruh atlet sekaligus memastikan proses penilaian berjalan optimal.

Ketua Perpani Karanganyar, Latri Listyowati, mengatakan peningkatan jumlah peserta mencerminkan tumbuhnya minat masyarakat terhadap olahraga panahan. Ia menilai, meski panahan dikenal sebagai cabang olahraga dengan kebutuhan biaya yang relatif tinggi, antusiasme atlet pelajar tetap menunjukkan tren positif.

“Ini menjadi indikator bahwa pembinaan di tingkat klub mulai berjalan dengan baik. Minat masyarakat juga terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan seleksi, setiap atlet diwajibkan menjalani enam seri tembakan, dengan masing-masing seri terdiri dari enam anak panah. Sistem ini digunakan untuk mengukur kemampuan teknik, akurasi, serta konsistensi atlet selama bertanding.

Wakil Ketua II Bidang Prestasi Perpani Karanganyar, Aryo Kurniawan, menjelaskan bahwa seleksi dilakukan secara berjenjang berdasarkan divisi yang dipertandingkan, yakni nasional, recurve, dan compound. Selain itu, jarak tembak juga disesuaikan dengan kategori usia serta nomor putra dan putri.

“Perpani fokus pada proses penjaringan dan pembinaan atlet. Untuk penentuan kuota yang akan diberangkatkan ke Popda, sepenuhnya menjadi kewenangan dinas terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada pelaksanaan Popda sebelumnya, Karanganyar berhasil meraih medali emas dari divisi compound. Namun, keterbatasan kuota membuat tidak semua atlet berprestasi dapat melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Usai seleksi ini, atlet yang menunjukkan performa terbaik akan mengikuti pemusatan latihan (training center) tahap lanjutan. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Popda 2026, sambil menunggu keputusan resmi dari dinas terkait mengenai daftar atlet yang akan memperkuat kontingen Karanganyar. (Abdul Alim)