ATI Jateng Resmi Dipimpin Asri Purwanti, Fokus Pembinaan dan Popularisasi Tinju

Jawa Tengah, Jatengpress.com— Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) resmi menetapkan Adv. Asri Purwanti, SH, MH, CIL, CPM sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah periode 2026–2031. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 01/ATI/SK/III/2026 yang ditandatangani di Jakarta pada 11 Maret 2026.

Pelaksana Tugas Ketua Umum ATI Pusat, Ester Situmorang, menegaskan kepengurusan baru di daerah harus mampu bekerja secara konkret dalam membangun sistem pembinaan tinju profesional yang lebih terstruktur.

“Pengurus yang telah ditetapkan harus mampu menghadirkan program nyata, mulai dari pembinaan usia dini hingga penyelenggaraan kejuaraan rutin,” ujarnya dalam rilis yang diterima Jatengpress.com, Minggu (22/3)

Dalam SK tersebut disebutkan, ATI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pengembangan olahraga tinju profesional, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Asri Purwanti menyatakan komitmennya untuk mendorong kemajuan olahraga tinju di Jawa Tengah, baik dari sisi prestasi maupun partisipasi masyarakat. Ia menilai, potensi atlet di daerah cukup besar, namun perlu didukung sistem pembinaan yang berkelanjutan.

“Tinju bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga sarana pembinaan fisik dan mental. Ini olahraga yang menyehatkan dan bisa diikuti semua kalangan, termasuk perempuan,” katanya.

Menurutnya, selain meningkatkan prestasi, pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat bahwa tinju memiliki manfaat kesehatan, seperti meningkatkan kebugaran, stamina, serta membantu menjaga berat badan.

Ke depan, ATI Jawa Tengah akan memprioritaskan sejumlah program, di antaranya penyelenggaraan kejuaraan secara rutin di berbagai daerah, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penguatan pembinaan atlet usia dini melalui kerja sama dengan sekolah dan klub.

Selain itu, struktur kepengurusan yang telah ditetapkan masih dimungkinkan untuk disempurnakan sesuai kebutuhan organisasi, dengan persetujuan pengurus pusat.

Asri juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus daerah dan pusat agar pembinaan atlet berjalan searah dan membuka peluang bagi atlet Jawa Tengah tampil di tingkat nasional maupun internasional.

“Target kami mencetak atlet yang mampu bersaing dan membawa nama daerah hingga ke level dunia,” tegasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan definitif ini, ATI Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak lahirnya petinju profesional yang berdaya saing tinggi di Indonesia. (Abdul Alim)