KARANGANYAR, Jatengpress.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Karanganyar menegaskan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi dan pelayanan publik lewat program Kader Kaderisasi Pelayanan Publik (K2P2). Program ini menjadi panduan gerak partai dalam dua tahun pertama pasca-Pemilu, dengan prioritas penguatan internal dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua DPD PKS Karanganyar, Darwanto, menjelaskan bahwa program K2P2 adalah bagian dari strategi besar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Namun, pada tahap awal, fokus bukan pada politik praktis, melainkan pada penguatan kualitas kader.
“K2 itu dua tahun pertama fokus pada kader dan kaderisasi. Artinya, meningkatkan kapasitas, kuantitas, dan kualitas kader. Pondasi internal harus kuat dulu,” ujarnya, Jumat (20/2).
Darwanto menambahkan bahwa di tengah persepsi politik yang masih kurang positif, PKS memilih menekankan pelayanan nyata. Kader didorong hadir di lapangan, membantu masyarakat, dan mendampingi konstituen secara langsung.
Program K2P2 juga menekankan pelayanan publik (P2). Melalui pendekatan ini, kader PKS diminta menyerap aspirasi warga, mendampingi administrasi, hingga melakukan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sekretaris DPD PKS Karanganyar, Eghar Prasetya, menegaskan bahwa kaderisasi harus sistematis dan berjenjang, sementara pelayanan publik harus konsisten. Pada tahap awal, kader diminta “ngopeni” konstituen yang sudah ada agar aspirasi mereka tersalurkan dengan baik.
“Kalau kader solid dan pelayanan terasa langsung oleh masyarakat, dukungan akan tumbuh secara alami,” pungkas Eghar. (Abdul Alim)







