15 Juni 2026 14:34 GMT
Kebumen Geopark Trail Run 2026 Siap Digelar, Angkat Potensi Geopark dan Sport Tourism Berkelas Nasional
Jatengpress.com, Kebumen – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kembali menghadirkan ajang olahraga wisata bertajuk Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) 2026. Event yang akan digelar pada 27-28 Juni 2026 di kawasan Pantai Karangbolong tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda unggulan sport tourism yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal. Mengusung tema “Run Beyond Limits, Explore the Beauty”, KGTR 2026 akan mengajak para pelari menikmati keindahan kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark melalui lintasan yang melintasi pegunungan, pesisir pantai, geosite, hingga sejumlah destinasi wisata unggulan di wilayah selatan Kebumen. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Frans Haedar, mengatakan bahwa penyelenggaraan KGTR bukan sekadar perlombaan lari, melainkan strategi untuk memperkuat branding Kebumen sebagai destinasi sport tourism yang memiliki daya tarik alam dan budaya yang khas. “Melalui Kebumen Geopark Trail Run 2026, kami ingin memperkenalkan lebih luas keindahan Kebumen UNESCO Global Geopark kepada masyarakat nasional bahkan internasional. Event ini menjadi sarana promosi yang efektif karena peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati panorama alam, budaya, dan kuliner khas Kebumen,” kata Frans Haedar saat menggelar jumpa pers di Kantor Kominfo Kebumen, Senin (15/6/2026). Menurut Frans, tren sport tourism saat ini berkembang sangat pesat dan menjadi salah satu sektor wisata dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Karena itu, Kebumen berupaya menangkap peluang tersebut dengan menghadirkan event yang menggabungkan olahraga, wisata alam, dan pengalaman budaya dalam satu paket kegiatan. “Sport tourism terbukti mampu menggerakkan ekonomi daerah. Kehadiran ribuan peserta tentu akan berdampak pada sektor perhotelan, UMKM, kuliner, transportasi, hingga industri kreatif masyarakat setempat. Inilah yang ingin terus kami dorong melalui KGTR,” katanya. KGTR 2026 menyediakan empat kategori lomba, yakni 7 kilometer, 17 kilometer, 30 kilometer, dan 50 kilometer ultra trail. Panitia menargetkan sebanyak 1.500 peserta dari berbagai daerah mengikuti ajang tersebut. Lintasan yang disiapkan akan membawa peserta melintasi sejumlah destinasi unggulan Kebumen seperti Karangbolong, Sagaraview, Bukit Jerit, Pantai Watubale, Pantai Surumanis, Pantai Pecaron, Pantai Lampon, Pantai Menganti, Pantai Sawangan, Pantai Logending, Curug Leses, Goa Petruk hingga Pitris Ocean View. Tak hanya menyuguhkan kompetisi olahraga, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan kirab budaya, pertunjukan seni, sendratari legenda Karangbolong, hingga pagelaran wayang kulit yang menampilkan kekayaan budaya lokal Kebumen. “Peserta yang datang ke Kebumen tidak hanya pulang membawa pengalaman berlari. Mereka juga akan menikmati kekayaan budaya dan keramahan masyarakat Kebumen. Kami ingin menciptakan pengalaman wisata yang lengkap dan berkesan,” tambah Frans. Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 1.482 orang yang terbagi dalam kategori 50K sebanyak 202 peserta, 30K sebanyak 294 peserta, 17K sebanyak 588 peserta, dan 7K sebanyak 398 peserta. Frans optimistis penyelenggaraan KGTR 2026 akan semakin memperkuat posisi Kebumen sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di Jawa Tengah sekaligus mendukung promosi Kebumen UNESCO Global Geopark kepada khalayak yang lebih luas. “Harapan kami, peserta yang datang tidak hanya mengikuti lomba, tetapi juga kembali lagi bersama keluarga atau rekan-rekannya untuk berwisata di Kebumen. Dengan begitu manfaat ekonomi dan promosi daerah bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Vale)