Jatengpress.com, Borobudur – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan, perayaan Waisak boleh dibilang sebagai salah satu penggerak ekonomi warga di kawasan Borobudur.
Sebagai contoh dia menyebut bukan hanya okupansi hotel yang naik, tetapi banyak homestay juga ikut kebanjiran tamu.
Selain penginapan, banyak warga yang belanja di toko-toko buku, restoran dan warung makan.
“Harapan kita, perputaran ekonomi itu tersebar di mana-mana,” harap Wamen Ekraf Irene Umar, Sabtu (30/05/2026).
Irene mengaku, dalam perayaan Waisak tahun lalu sempat mengalami kesulitan mendapatkan hotel untuk menginap. Dia menganggap hal tersebut sebagai happy problem.
Atas dasar pengalaman tersebut, untuk menjalankan ibadah tahun ini dirinya sudah memesan kamar hotel sejak tahun lalu.
“Saya pesan tahun lalu, Pak,” ujar Irene, sehabis mengikuti pradaksina (berjalan kaki mengelilingi Candi Mendut 3 kali putaran searah jarum jam).
Wamen Ekraf mengatakan melangitkan doa khusus dalam menjalankan ibadah perayaan Waisak 2570 BE / 2026 M ini.
“Sekarang dunia kan sedang tidak baik-baik saja. Semoga semua makhluk itu tambah bahagia. Bisa hidup damai dan salah satunya gotong royong bekerja sama bareng-bareng,” ujarnya. (TB)






