Jatengpress.com, Magelang – “Kota Magelang akan selalu melestarikan gotong royong, karena esensi daripada gotong royong adalah membangun bersama,” ujar Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono,.
Dia menyampaikan itu pada Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kota Magelang Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan TMMD Sengkuyung Tahap II di Lapangan Candi Nambangan, Kelurahan Rejowinangun Utara, Minggu (17/5/2026).
Damar menegaskan, semangat gotong royong sejalan dengan tagline Kota Magelang yakni “Membangun Bersama Melayani Sepenuh Hati”.
Menurut dia, gotong royong bukan hanya tentang kerja bersama, tetapi juga kepedulian sosial dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, indah, dan nyaman.
“Kalau lingkungan sudah baik, resik, rapi dan indah, tujuan gemah ripah loh jinawi akan tercapai. Tentunya nanti rezeki akan mendekat,” tuturnya.
Damar pun mengapresiasi kesadaran masyarakat Rejowinangun Utara dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Ke depan, Pemkot Magelang akan terus mengedukasi pentingnya kebersihan dan kepedulian sosial sejak usia dini melalui sekolah-sekolah.
“Kebiasaan di Kota Magelang adalah gotong royong dan saling menghargai, itu yang akan terus kita dorong,” ujar Damar.
Dia berharap, kegiatan BBGRM dan TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga meninggalkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial antarwarga.
“Mari kita jadikan momentum BBGRM tahun 2026 ini sebagai penguat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Magelang yang kita cintai bersama,” tuturnya.
Ketua Panitia BBGRM, Lukisno mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong, memperkuat kebersamaan, mengoptimalkan potensi masyarakat, serta meningkatkan rasa sosial di tengah masyarakat.
Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebelumnya, di antaranya kerja bakti massal, pameran UMKM, lomba K3, penyuluhan antinarkoba, serta kegiatan di seluruh RT se-Kelurahan Rejowinangun Utara.
“Harapannya, peran serta Kelurahan Rejowinangun Utara dapat mewujudkan program kegiatan Kota Magelang agar lebih maju dan terdepan,” ujarnya.
Berbagai kegiatan sosial, pelayanan publik, hingga hiburan rakyat turut mewarnai acara tersebut. Masyarakat juga antusias memperebutkan gunungan jajan pasar yang menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat Kota Magelang. (TB)





