Jatengpress.com,Purworejo-Kebutuhan pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga penanganan persoalan sosial menjadi aspirasi dominan yang disampaikan warga dalam Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 yang digelar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Rudi Hartono, di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3.
Kegiatan reses tersebut dilaksanakan di empat desa, yakni Desa Tegalrejo dan Popongan di Kecamatan Banyuurip serta Desa Pogungrejo dan Sambeng di Kecamatan Bayan. Melalui forum tersebut, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga.
Di Desa Tegalrejo, Kecamatan Banyuurip, warga mengusulkan sejumlah program yang berkaitan dengan kegiatan sosial keagamaan dan pembangunan lingkungan. Aspirasi yang mencuat antara lain bantuan alat hadroh, penyediaan obat pembasmi tikus untuk mendukung sektor pertanian, pembangunan tempat wudhu dan WC mushola, serta pembangunan talud guna memperkuat infrastruktur penahan tanah dan saluran air.
Sementara itu, masyarakat Desa Pogungrejo, Kecamatan Bayan, menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur dasar. Warga mengusulkan pembangunan rabat beton untuk meningkatkan akses jalan lingkungan serta pembangunan saluran sanitasi menggunakan sistem U-Ditch guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tertata.
Selain itu, warga juga meminta dukungan berupa bantuan pompa air dan mesin pengering gabah untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dalam forum tersebut, masyarakat turut menyampaikan harapan agar upaya pemberantasan minuman keras semakin ditingkatkan demi menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Beragam aspirasi pemberdayaan masyarakat muncul dalam kegiatan reses di Desa Sambeng, Kecamatan Bayan. Warga mengusulkan bantuan mesin pengupas kacang hijau guna mendukung usaha produktif masyarakat, peralatan catering, alat hadroh, pembangunan ruang sekretariat Fatayat, hingga kendaraan roda tiga untuk mendukung operasional bank sampah desa.
Sedangkan di Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip, kebutuhan yang disampaikan masyarakat cukup beragam. Mulai dari rehabilitasi aula balai desa, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), bantuan alat hadroh, hingga penyediaan sarana pendukung kolam berupa tratag dan kursi.
Di sektor pertanian, warga juga mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), peningkatan jaringan irigasi, bantuan traktor roda empat, serta peralatan produksi konten digital sebagai upaya mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat berbasis teknologi dan kreativitas.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Rudi Hartono menegaskan, bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
“Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan dalam pembahasan program pembangunan daerah. Kami berupaya agar usulan yang menjadi prioritas kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan sesuai mekanisme dan kewenangan yang ada,” kata Rudi Hartono, saat Reses di Desa Sambeng, Minggu (31/05/2026).
Menurutnya, berbagai usulan yang muncul menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga dukungan terhadap sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi, kegiatan keagamaan, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Rudi berharap hasil reses ini dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pemerintah daerah sehingga program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
“Aspirasi masyarakat adalah dasar dalam menentukan arah pembangunan. Harapannya, program yang dihasilkan nantinya dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (AYG)
Ket. Foto: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Rudi Hartono, saat berdialog dengan warga dalam kegiatan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026 di Desa Sambeng, Bayan.




