Jatengpress.com, Purworejo – Upaya meningkatkan layanan penanganan clubfoot atau kaki pengkor pada anak terus dilakukan RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo bersama Pusat Rehabilitasi YAKKUM. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan monitoring dan evaluasi program oleh tim Pusat Rehabilitasi YAKKUM ke RSUD dr. Tjitrowardojo, Selasa (12/5/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program layanan clubfoot yang telah berjalan sejak September 2025 sekaligus memperkuat koordinasi antara kedua pihak dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi anak-anak penderita kaki pengkor di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim YAKKUM berdiskusi bersama tenaga kesehatan terkait perkembangan pasien, metode terapi yang diterapkan, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama proses penanganan dan pendampingan keluarga pasien.
Perwakilan Pusat Rehabilitasi YAKKUM menyampaikan apresiasi kepada jajaran tenaga medis RSUD dr. Tjitrowardojo atas komitmen mereka dalam menjalankan layanan clubfoot secara berkelanjutan.
“Penanganan clubfoot membutuhkan konsistensi dan kerja sama yang baik antara tenaga medis dan keluarga pasien. Deteksi serta terapi sejak dini sangat penting agar anak dapat tumbuh dan beraktivitas secara optimal,” kata Project Manajer ClubfootDebby Pranungsari.
Selain melakukan evaluasi program, tim juga melakukan monitoring data pasien serta membahas langkah tindak lanjut guna meningkatkan efektivitas pelayanan. Edukasi kepada orang tua pasien terkait penggunaan brace, kepatuhan kontrol rutin, dan pendampingan selama masa terapi turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut.
Pihak RSUD dr. Tjitrowardojo berharap kerja sama dengan Pusat Rehabilitasi YAKKUM dapat terus diperkuat sehingga akses layanan penanganan clubfoot bagi masyarakat semakin mudah dan berkualitas.
“Kami berharap sinergi ini terus berjalan dengan baik agar pelayanan kepada pasien clubfoot semakin optimal, baik dari sisi penanganan medis maupun pendampingan keluarganya,” kata salah satu perwakilan RSUD dr. Tjitrowardojo.
Kegiatan evaluasi ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut untuk meningkatkan mutu layanan serta penguatan sistem monitoring pasien guna mendukung keberhasilan terapi clubfoot di masa mendatang. (Vale)



