Jatengpress.com, Wonogiri – Mobil Suzuki pick up AD 9132 HF milik Tri Sunarso (38), warga Desa Gudangharjo, Paranggupito terbakar di Dusun Ngelo, Desa Gudangharjo,Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Kamis (15/1/2026) malam. Kendaraan tersebut.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menjelaskan bahwa kejadian bermula saat kendaraan melaju pulang usai menghadiri takziah di wilayah setempat.
“Dalam perjalanan pulang, istri pengemudi melihat adanya percikan api dari bagian belakang kabin kendaraan sebelah kanan. Pengemudi kemudian menghentikan mobil dan segera keluar untuk menyelamatkan diri,” ujar AKP Anom Prabowo, Jumat (16/1/2026).
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dengan memadamkan api menggunakan air dari embung terdekat. Sekitar 30 menit kemudian api berhasil dikendalikan sementara, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Petugas Polsek Paranggupito yang menerima laporan warga segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran di markas Damkar Kecamatan Baturetno.
‘’Ya, kami menerim laporan itu dan Regu 3 Pos Damkar Baturetno langsung menuju ke lokasi kejadian melakukan pemadaman Setelah api dipastikan padam sepenuhnya, kami meninggalkan tempat dan situasi dinyatakan aman.,’’ kata Sriyanto Kembo, Koordinator Lapangan (Korlap) Damkar Wonogiri.
“Dari hasil olah TKP sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting pada kabel aki yang memicu percikan api hingga menyambar bahan bakar. Kendaraan terbakar hampir seluruh bagian,” jelasnya.
AKP Anom menambahkan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp38 juta. Surat tanda nomor kendaraan (STNK) juga ikut terbakar karena disimpan di dalam mobil.
Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan kondisi kendaraan, khususnya sistem kelistrikan, guna mencegah kejadian serupa.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak masyarakat agar lebih waspada dan segera menepi apabila mendapati tanda-tanda gangguan pada kendaraan,” pungkas AKP Anom .(Pm).




