Kapolres Purworejo Serahkan dan Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Kebon Gunung

Jatengpress.com, Purworejo-Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra, S.H., S.I.K., M.Med.Kom., menyerahkan sekaligus meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi kepada warga Dukuh Sembuh, RT 01/RW 02, Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Kamis (04/06/2026).

Peresmian jembatan yang akan difungsikan sebagai Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Purworejo, Kepala Desa Kebon Gunung Fatah Kusumo Handogo bersama jajaran Polres Purworejo, unsur TNI, Pemerintah Desa Kebon Gunung, dan masyarakat setempat.

Jembatan Merah Putih Presisi merupakan jembatan permanen yang dibangun atas inisiasi Polres Purworejo melalui semangat gotong royong bersama TNI, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jembatan ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang rusak akibat banjir sekaligus membuka kembali akses vital menuju area persawahan warga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Purworejo, Kabag SDM, Kabag Logistik, Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasi Humas beserta anggota, Kasi TIK beserta anggota, Kapolsek Loano dan personel, Koramil Loano, perangkat Desa Kebon Gunung, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan hasil kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang bergotong royong untuk mewujudkan akses yang lebih baik bagi warga.

“Alhamdulillah proses pembangunan jembatan ini dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan hasil gotong royong dan kebersamaan antara Polri, TNI, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat,” kata Windy.

Menurutnya, sebelumnya di lokasi tersebut telah berdiri jembatan yang menjadi akses utama warga menuju area persawahan. Namun, jembatan tersebut rusak dan hanyut akibat banjir sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.

Berangkat dari kondisi tersebut, Polres Purworejo bersama pemerintah desa dan masyarakat berinisiatif membangun kembali jembatan melalui kerja sama dan swadaya berbagai pihak.

“Kalau kita membangun bersama-sama tentu terasa lebih ringan. Buktinya, dengan kebersamaan kita bisa mewujudkan jembatan ini sehingga dapat membantu masyarakat dalam beraktivitas, terutama petani yang memiliki lahan di wilayah belakang jembatan ini,” lanjutnya.

Kapolres menjelaskan pembangunan jembatan berlangsung selama hampir tiga bulan. Proses pengerjaan sempat terkendala cuaca dan tingginya debit sungai, namun akhirnya dapat diselesaikan hingga siap digunakan masyarakat.

Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam mendukung mobilitas dan distribusi hasil pertanian.

“Harapan kami, jembatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Selain itu, ke depan akan dilanjutkan pembangunan akses jalan usaha tani sehingga manfaatnya semakin besar bagi para petani,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kebon Gunung, Fatah Kusumo Handogo, menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Purworejo yang telah membantu mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mewakili warga Desa Kebon Gunung mengucapkan terima kasih. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena akan mempermudah akses menuju lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen,” tuturnya.

Menurut Atah, sapaan akrab Fatah Kusumo Handogo, jembatan yang menggunakan konstruksi besi IWF tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

“Harapan kami, sinergi yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus berlanjut pada program-program pembangunan lainnya demi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (AYG)

Keterangan foto: Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra memotong tumpeng didampingi Kepala Desa Kebon Gunung, Fatah Kusumo Handogo (Atah), saat peresmian dan penyerahan Jembatan Merah Putih Presisi kepada Warga.