PDIP Rampungkan Musancab se-Jawa Tengah, Karanganyar Jadi Penutup Konsolidasi

Karanganyar, Jatengpress.com-Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi merampungkan pelaksanaan musyawarah anak cabang (Musancab) di seluruh Jawa Tengah. Kabupaten Karanganyar dipilih menjadi lokasi penutup rangkaian konsolidasi partai tersebut dalam agenda yang digelar di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (26/5/2026).

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, mengatakan seluruh tahapan Musancab di Jawa Tengah telah selesai dilaksanakan dan partai akan melanjutkan konsolidasi hingga tingkat ranting dan anak ranting.

“Ini jadwal kita selesai se-Jawa Tengah,” kata Dolfie kepada wartawan usai kegiatan Musancab.

Menurutnya, PDIP menargetkan proses konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah dapat rampung pada Juni mendatang.

“Kalau sesuai agenda partai kita akan melanjutkan ke ranting dan anak ranting. Dan kita targetkan bulan Juni selesai,” ujarnya.

Dolfie menjelaskan, terdapat tiga agenda utama dalam konsolidasi partai, yakni menata organisasi, menyusun kekuatan, serta membuat program bersama rakyat. Agenda tersebut akan dijalankan hingga tingkat kecamatan, ranting, dan anak ranting.

“Tiga hal agenda konsolidasi kami. Satu, menata organisasi. Kedua, menyusun kekuatan. Ketiga, membuat program bersama rakyat,” katanya.

Ia menambahkan, konsolidasi dilakukan untuk memastikan mesin partai tetap bergerak sekaligus membangun strategi kemenangan menuju Pemilu 2029 dengan penguatan struktur hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

“Konsolidasi ini bertujuan menata organisasi, menyusun kekuatan hingga anak ranting, dan membangun jalan kemenangan dengan menguasai setiap TPS,” ucapnya.

Saat disinggung mengenai evaluasi hasil Pemilu Legislatif dan Pilkada sebelumnya, Dolfie menyebut evaluasi telah dilakukan melalui laporan pertanggungjawaban dan pandangan umum dalam forum internal partai.

“Intinya kita harus memperkuat barisan, menyusun kekuatan, dan membuat program bersama rakyat,” katanya.

Meski optimistis menghadapi Pemilu 2029, Dolfie enggan membeberkan strategi khusus partai.

“Kalau strategi enggak boleh dikasih tahu,” ujarnya sambil tertawa.

Dalam proses regenerasi kepengurusan, Dolfie menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dan anak muda di setiap tingkatan organisasi. Menurutnya, setiap struktur minimal harus memiliki dua kader muda serta memenuhi kuota 30 persen perempuan.

“Minimal kita dua orang anak muda,” katanya.

Ia mencontohkan, di Karanganyar terdapat sekitar 2.000 anak ranting. Dengan ketentuan minimal dua kader muda di setiap anak ranting, maka sedikitnya 4.000 kader muda dipersiapkan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Karanganyar, Rober Christanto, menegaskan Musancab menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menggalang dukungan masyarakat dari berbagai kalangan.

“Kami telah melakukan pemetaan dan kini mendorong seluruh kader di Kabupaten Karanganyar untuk bergerak memenangkan Pemilu,” katanya dalam sambutan.

Ia menyebut Musancab digelar setelah konsolidasi di tingkat ranting dan anak ranting, sekaligus menjadi forum penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus anak cabang (PAC) se-Karanganyar.

Rober juga menargetkan PDIP mampu meraih kemenangan lebih dari 50 persen suara pada Pemilu mendatang di Karanganyar.

“Dengan Musancab ini, target kami dalam pemilu kedepan dapat meraih kemenangan dengan persentase minimal 50 persen,” ujarnya.

Dalam struktur organisasi DPC PDIP Karanganyar saat ini tercatat terdapat 17 ranting, 177 anak ranting, dan lebih dari 10.000 kader terstruktur.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif periode 2025–2030 Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah Sumanto, Wakil Ketua Bapilu DPD PDIP Jawa Tengah Joko Sutopo, serta Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDIP Jawa Tengah sekaligus cucu Megawati Soekarnoputri, Diah Pikatan Orissa Putri Haprani.

Dalam kesempatan itu, Bambang Pacul menegaskan Musancab merupakan proses konsolidasi organisasi lima tahunan untuk memperkuat hubungan antarstruktur partai.

“Ini kan bagian dari penyegaran organisasi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya hubungan timbal balik antara pimpinan dan kader di tubuh partai. Menurutnya, seorang pemimpin PDIP harus mampu “ngayomi, ngayemi, dan ngayani” atau memberikan rasa aman, nyaman, dan penguatan kepada kader.

“Itulah kesetiaan yang diwujudkan di PDI Perjuangan,” katanya.

Bambang Pacul juga menegaskan keterlibatan kader muda menjadi bagian penting dalam regenerasi partai, terutama untuk memperkuat komunikasi dengan generasi muda menjelang Pemilu 2029. (Abdul Alim)

Terbaru