Mahasiswa UMUKA Luncurkan Coffee Flow Indonesia, Siap Ekspansi Nasional

KARANGANYAR, Jatengpress.com — Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), Muhammad Ardiansyah, meluncurkan brand kedai kopi berbasis kontainer bertajuk Coffee Flow Indonesia. Inovasi tersebut diklaim menjadi konsep bisnis modern yang memadukan teknologi, efisiensi operasional, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ardiansyah yang juga menjabat Ketua Umum HIPMI PT UMUKA mengatakan konsep “Box on the Go” dipilih karena dinilai lebih fleksibel dibanding kedai permanen. Model kedai berbasis kontainer itu dapat dipasang di berbagai lokasi strategis seperti area perkantoran, pusat pendidikan, hingga ruang publik.

“Kami tidak hanya menjual kopi, tetapi membangun ekosistem ekonomi. Dengan desain kontainer, proses instalasi menjadi sangat cepat dan biaya operasional lebih terukur. Ini bukti mahasiswa juga bisa menciptakan brand profesional yang siap bersaing di tingkat nasional,” ujar Ardiansyah saat ditemui Selasa (12/5).

Ia menuturkan, Coffee Flow Indonesia tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, namun juga membawa misi sosial melalui penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda. Setiap unit usaha nantinya akan merekrut tenaga kerja lokal yang dibekali pelatihan barista dan pelayanan profesional.

Selain itu, usaha tersebut juga dijadikan laboratorium bisnis bagi mahasiswa UMUKA untuk belajar langsung mengenai manajemen usaha, pemasaran digital, hingga pengelolaan rantai pasok.

Menurutnya, pengembangan bisnis berbasis kemitraan atau franchise menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan usaha sekaligus membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah.

“Saya memiliki visi besar melihat Coffee Flow hadir di setiap sudut kota di Indonesia. Tujuannya bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi memastikan peluang kerja dan manfaat ekonomi bisa dirasakan masyarakat luas,” katanya.

Melalui slogan “Lead the Change, Build the Future”, Coffee Flow Indonesia kini mulai membuka peluang kerja sama bagi investor, pemilik lahan, maupun calon mitra usaha dari berbagai wilayah di Indonesia. (Abdul Alim)