Karanganyar, Jatengpress.com – BPD Bank Jateng Cabang Karanganyar memfasilitasi pencairan hibah pertanian dengan mekanisme sederhana dan praktis. Para penerima bantuan telah menerima buku tabungan secara simbolis di Aula Dinas Pertanian Kabupaten Karanganyar, Senin (6/4), sebagai langkah awal pencairan dana.
Wakil Pemimpin BPD Bank Jateng Cabang Karanganyar, Anang Tri Widodo, menjelaskan bahwa mekanisme pencairan dana hibah dilakukan secara langsung kepada kelompok tani penerima. Bank berperan sebagai penyalur dana dari pemerintah daerah, tanpa terlibat dalam aspek pengawasan program.
“Pencairan langsung. Untuk pengawasan berada di Dinas Pertanian, kami hanya menyalurkan,” ujar Anang.
Ia menambahkan, kemudahan juga diberikan dalam proses pengambilan dana. Para petani dapat mencairkan bantuan di kantor cabang maupun cabang pembantu terdekat, sehingga tidak perlu datang jauh ke pusat kota.
“Kami memiliki beberapa cabang pembantu, sehingga penerima bisa mengambil di lokasi terdekat,” imbuhnya.
Penyaluran hibah ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui berbagai sektor usaha tani. Dalam kegiatan tersebut, para penerima bantuan juga telah dibekali buku rekening sebagai sarana pencairan dana secara transparan dan akuntabel.
“Semoga digunakan sesuai kebutuhan dan mampu meningkatkan hasil usaha pertanian,” kata Anang.
Dengan sistem pencairan yang sederhana dan akses yang mudah, kehadiran BPD Bank Jateng Cabang Karanganyar diharapkan mampu mempercepat realisasi bantuan serta mendukung kelancaran program pembangunan sektor pertanian di daerah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian, Feriana Dwi Kurniasari, dalam laporannya menyampaikan bahwa hibah pertanian tahun 2026 bersumber dari APBD dengan total pagu Rp1,17 miliar yang disalurkan kepada 26 kelompok tani.
“Hibah ini kami harapkan mampu meningkatkan usaha tani, pendapatan, dan kesejahteraan petani melalui berbagai komoditas seperti melon, jamur, jahe, dan alpukat,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menekankan pentingnya keseriusan petani dalam mengelola bantuan yang diberikan. Ia mendorong para penerima untuk benar-benar menggarap lahan dan membangun kedekatan dengan sektor pertanian.
“Saya minta para petani serius menggarap lahan dan membangun chemistry dengan tanaman maupun ternak. Kalau ditekuni, hasilnya pasti melimpah,” tegasnya. (Abdul Alim)






