Karanganyar, Jatengpress.com— Kelompok petani Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Kabupaten Karanganyar mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan Klaster Pangan Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (27/4/2026).

Ketua AB2TI Karanganyar, Antonius Suratno, menyampaikan bahwa capaian tersebut melalui proses penilaian panjang yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Penilaian melibatkan sejumlah pihak, antara lain Direktorat Jenderal Pangan, Bank Indonesia pusat, serta praktisi pendidikan.
“Prosesnya cukup panjang, mulai Maret hingga November. Tahapannya dari administrasi daring hingga wawancara dengan seluruh pengurus kelompok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahap akhir AB2TI Karanganyar bersaing dengan perwakilan dari Nusa Tenggara Barat dan Jawa Barat sebelum akhirnya ditetapkan sebagai salah satu terbaik nasional.
Menurut Antonius, keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsep pertanian yang dikembangkan AB2TI, yakni pertanian berkelanjutan dan mandiri berbasis klaster. Kelompok ini mengelola sistem pertanian secara menyeluruh, mulai dari penyediaan benih, pengolahan lahan, hingga pemasaran hasil panen.

“Kami mengelola dari hulu sampai hilir. Bahkan pupuk organik kami produksi sendiri menggunakan bahan lokal,” katanya.
Selain itu, AB2TI juga menjadi wadah bagi berbagai gabungan kelompok tani (gapoktan) dan kelompok tani di Karanganyar. Upaya tersebut diperkuat melalui program Sekolah Lapang Pertanian Modern yang menjadi salah satu unggulan.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas petani melalui pelatihan intensif selama lima hari penuh. Materi disampaikan langsung oleh anggota internal yang memiliki keahlian di bidang masing-masing, mulai dari benih, organisasi, hingga pemasaran.

“Tujuannya mengubah pola pikir petani menuju pertanian organik yang modern dan mandiri,” jelas Antonius.
Adapun komoditas utama yang dikembangkan adalah padi. Namun demikian, seluruh lini produksi diklaim dikelola secara maksimal untuk menjaga kualitas dan daya saing produk pertanian.
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Karanganyar mampu berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi daerah. Pertanian Karanganyar terus menunjukkan kemajuan dan inovasi,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjutnya, akan terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan petani milenial dan penerapan teknologi pertanian modern, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah. (Abdul Alim)






