51 Koperasi Merah Putih Di Magelang Raya Sudah Buka dan Bertransaksi

Jatengpress.com, Magelang – Komandan Kodim 0705 /Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman menyampaikan, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) terus menunjukkan perkembangan positif.

Sejak dimulai pada Oktober 2025 hingga saat ini, dari total target 279 KDKMP, yang 145 titik telah rampung 100 persen.

“Sebanyak 114 titik masih dalam proses pembangunan, sedangkan 20 titik lainnya terkendala persoalan lahan,” katanya, Kamis (11/06/2026).

Afrizal menginformsikan hal itu di depan jajaran TNI yang meninjau operasional KKMP Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang.

Jajaran TNI yang hadir antara lain, Irjen TNI Laksamana Madya TNI Hersan, Wakaster TNI, Pangdam IV/Diponegoro, Danrem 072/Pamungkas, serta perwakilan PT PLN, serta staf PT Agrinas.

Tinjauan ini untuk memastikan program tersebut berjalan optimal di wilayah Magelang Raya (Kota dan Kabupaten Magelang).

KKMP Wates, menurut Afrizal, menjadi salah satu lokasi yang cukup ramai dikunjungi masyarakat karena dekat dengan berbagai fasilitas umum.

Di wilayah Kota dan Kabupaten Magelang terdapat 51 titik KDKMP. “Per hari kemarin seluruhnya sudah beroperasi dan dapat melaksanakan transaksi,” katanya.

Sistem pembayaran di sebagian KDKMP masih dilakukan secara tunai. Beberapa lainnya menggunakan sistem transaksi otomatis, namun belum menerapkan pembayaran elektronik maupun barcode.

Afrizal menambahkan, penyebaran data KDKMP telah mencapai 100 persen dan tersebar di berbagai wilayah Magelang Raya.

Pihak terkait juga terus berkoordinasi dengan Mabes TNI, Kodam, PT Agrinas, serta jajaran Koramil untuk mempercepat operasionalisasi seluruh KDKMP.

“Mulai dari pengisian software sistem POS, penyediaan UPS, printer, hingga jaringan internet sudah terpenuhi,” ujarnya.

Pj Sekda Kota Magelang, Larsita, menyebut kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan operasional KKMP berjalan sesuai rencana.

“Dari hasil peninjauan, ada beberapa barang dagangan yang belum lengkap. Namun, pihak PT Agrinas (vendor penyedia barang) menyatakan akan segera memenuhi kekurangan tersebut dalam waktu dekat,” ujarnya. (TB)