Jatengpress.com, Magelang – Bupati Magelang Grengseng Pamuji meyakinkan, percepatan pembangunan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi semua pihak. Termasuk pemerintah daerah, kecamatan, desa, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Tidak ada keluhan yang terlalu kecil dan tidak ada usulan yang terlalu besar selama itu untuk kepentingan masyarakat. Semua aspirasi akan kami tindak lanjuti secara transparan dan akuntabel,” tegasnya, saat menggelar Ruang Aspirasi di Kantor Camat Secang, Jumat (28/11/2025).
Bupati menyebut Kecamatan Secang memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, UMKM, pariwisata hingga infrastruktur. Karena itu, perencanaan pembangunan harus dilakukan secara terukur dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Semua masukan dari masyarakat pada forum itu dicatat dan akan dibahas lebih lanjut dengan perangkat daerah terkait. Bupati memastikan tindak lanjut dilakukan sesuai kewenangan, prioritas pembangunan, dan kemampuan anggaran daerah.
Kemudian, Bupati memaparkan arah pembangunan daerah yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Magelang 2025–2029, dengan visi: “Magelang ANYAR GRESS: Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera.”
Visi itu diwujudkan melalui Misi Panca Dharma serta 7 prioritas pembangunan daerah atau Sapta Cipta. Yaitu: Pinter Ngaji, Pinter Sekolah Bocahe, Sehat Wargane, Makmur Rakyate, Gemilang Potensine, Ngelayani Birokrasine, Gumregah Wargane dan Lestari Alame.
Forum ini dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta warga dari berbagai latar belakang.
Di forum itu, Grengseng menegaskan, Ruang Aspirasi bukan sekadar agenda formal, melainkan bentuk komitmen pemerintah untuk hadir dan turun langsung mendengarkan suara masyarakat.
“Hari ini kami hadir di Secang dengan satu tujuan utama: mendengar. Kami ingin mengetahui secara langsung apa yang menjadi harapan maupun kendala masyarakat, khususnya terkait pembangunan di wilayah ini,” ujarnya.
Wakil Bupati Magelang H Sahid menyebut kebijakan yang diterapkan Pemkab Magelang selama beberapa bulan terakhir. Antara lain memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP di Kabupaten Magelang.
“Semoga di anggaran 2026 ke depan bantuan seragam gratis ini bisa lebih merata bagi sekolah negeri dan swasta, baik SD dan SMP,” harap Sahid.
Pemkab Magelang juga memberikan fasilitas antar jemput anak sekolah gratis (Angkutan Pelajar Aman) meski belum semua jalur terlayani. Saat ini Dinas Perhubungan baru melayani 9 rute yang sudah mulai beroperasi.
“Rencana tahun depan akan ditambah lagi menjadi 12 rute,” kata Sahid.
Pemkqb Magelang juga memberikan layanan kesehatan rawat inap gratis bagi masyarakat yang memiliki KTP setempat di rumah sakit milik pemerintah daerah.
Camat Secang, Sri Tanto mengatakan, Ruang Aspirasi menjadi wadah penting bagi warga untuk menyampaikan harapan secara langsung.
Dia menyampaikan, sejumlah layanan masyarakat di Kecamatan Secang sudah berjalan baik, terutama di sektor administrasi kependudukan, kesehatan, dan pendidikan.
Namun dia menilai Ruang Aspirasi tetap diperlukan agar masukan masyarakat dapat dijaring secara lebih sistematis.
“Semoga aspirasi yang disampaikan warga Secang hari ini membawa perubahan yang lebih baik,” ujarnya. (TB)







