Dies Natalis ke-61, UNNES Beri Anugerah Konservasi kepada Menteri PPN/Bappenas RI

Jatengpress.com, Semarang – Universitas Negeri Semarang (UNNES) menganugerahkan Upakarti Dharmakarya Pranata Bhuana kepada Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., dalam upacara Dies Natalis ke-61 di Auditorium Prof. Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran, Kota Semarang, Senin (8/6/2026).

Mengusung tema “UNNES Bergerak, Berdampak!”, peringatan dies natalis menjadi momentum bagi UNNES untuk memperkuat kontribusi dalam pendidikan, riset, inovasi, konservasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Rektor UNNES, Prof. Dr. S Martono, M.Si., menegaskan UNNES untuk terus tumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi, yang mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa melalui pendidikan, riset, inovasi, dan konservasi.

“Sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), UNNES juga terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan nasional. UNNES dipercaya untuk menjadi Role Model of Education. Untuk itulah, kita akan terus menghasilkan inovasi pembelajaran yang dapat berkontribusi positif bagi pendidikan di Tanah Air,” tegasnya.

Menurutnya, berbagai capaian UNNES harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dan menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

“Namun di balik berbagai pencapaian tersebut, kita harus mengakui bahwa ke depan UNNES akan menghadapi tantangan yang semakin besar dalam mewujudkan visi menjadi universitas bereputasi dunia dan pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi,” ungkapnya.

KERJASAMA : Disaksikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S. (tengah), Rektor UNNES Prof DR S Martono MSi bersama perwakilan Kementerian  Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas RI, melakukan penandatanganan kerjasama, pada Dies Natalis ke-61 di Auditorium Prof. Wuryanto, Kampus UNNES Sekaran, Kota Semarang, Senin (8/6/2026). Foto : Sucipto

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., dalam orasi ilmiahnya menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kami di Bappenas merancang istilah kompas dari kampus. Karena itu kami ingin UNNES menjadi bagian dari itu. UNNES memberikan kompas bagi pembangunan berkelanjutan dan menjadi kompas bagi pembangunan Indonesia menuju 2045,” tegasnya.
Menurutnya, UNNES merupakan salah satu perguruan tinggi yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mengintegrasikan pendidikan, konservasi, dan pembangunan berkelanjutan.

“Kita harus bersyukur ada perguruan tinggi yang sudah punya strategi jauh ke depan, khususnya memilih strategi untuk ikut memikirkan bukan hanya kelanjutan pendidikan, bukan hanya kelanjutan bangsa dan negara, tapi juga keberlanjutan kehidupan di bumi ini,” tuturnya.

Melalui semangat UNNES Bergerak, Berdampak, UNNES berkomitmen untuk terus memperkuat reputasi internasional, mendorong hilirisasi riset dan inovasi, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat kemandirian institusi, serta memperluas kontribusi dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.

Hingga tahun 2026, UNNES memiliki 125 program studi dengan 87 program studi berakreditasi Unggul atau A. 

Selain itu, sebanyak 26 program studi telah memperoleh akreditasi internasional, terdiri atas 23 program studi terakreditasi AQAS dan tiga program studi terakreditasi ASIIN.

Prestasi mahasiswa juga terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, mahasiswa UNNES meraih 739 prestasi, termasuk 116 prestasi internasional. 
Mahasiswa UNNES juga turut mengharumkan nama Indonesia pada SEA Games 2025 melalui raihan medali emas di cabang pencak silat, wushu, dan panahan.

Di bidang riset, UNNES mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi dengan jumlah jurnal terindeks Scopus terbanyak di Indonesia. Pada awal tahun 2026, jumlah jurnal terindeks Scopus mencapai 17 jurnal, sementara publikasi terindeks Scopus pada tahun 2025 mencapai 735 dokumen.

Pengakuan internasional terhadap kualitas UNNES juga terus menguat. Dalam QS University Rankings Asia, UNNES menempati peringkat 901-950. Pada QS World University Rankings Sustainability, UNNES berada pada kelompok peringkat 1001-1020 dunia. 

Sementara itu, bidang Education and Training menempati peringkat 401-450 dunia berdasarkan QS World University Rankings by Subject. 

Menurut Times Higher Education (THE), UNNES berada pada peringkat 301-400 dunia untuk bidang hukum, 601-800 bidang pendidikan, dan 1001+ bidang ilmu sosial. (CIP)