Jatengpress.com, Purbalingga – Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga, Senin (26/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro didampingi Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif, Deputi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jajaran Forkopimda, serta unsur TNI dan Polri.
Lokasi yang ditinjau meliputi titik bencana di Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, Dapur Umum D’Las Serang (gabungan TNI AD dan Dinas Sosial), lokasi pengungsian di Rumah Qur’an Desa Serang, titik bencana di Dusun Kaliurip Desa Serang, serta Pos Pendakian di Dusun Bambangan Desa Kutabawa.
Berdasarkan data sementara posko tanggap darurat, bencana tersebut berdampak pada beberapa desa di wilayah Kecamatan Mrebet dan Karangreja, dengan 1.121 warga harus mengungsi di sejumlah titik pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah. Total lahan pertanian terdampak sekitar 150 hektare.
Saat meninjau pengungsian di Rumah Qur’an Desa Serang, Pangdam IV/Diponegoro menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa kasur dan selimut kepada para pengungsi.
“TNI siap mendukung penuh penanganan bencana di Purbalingga. Sinergi semua pihak menjadi kunci,” tegas Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.
Selain meninjau pengungsian, Pangdam juga melihat langsung kondisi kerusakan infrastruktur serta pembersihan material banjir di sejumlah titik terdampak.
Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menyampaikan apresiasi atas dukungan Pangdam IV/Diponegoro dan jajaran TNI dalam penanganan bencana di wilayahnya.
“Kami berterima kasih atas dukungan TNI yang sejak awal hadir membantu evakuasi, logistik, hingga pembersihan material bencana,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, Pemkab Purbalingga terus memaksimalkan penanganan darurat dengan mengerahkan personel gabungan, mendirikan dapur umum, serta membuka kembali akses jalan yang sempat terputus akibat banjir dan longsor.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana demi memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi.(*)







