83 Ribu Wisatawan Diprediksi Serbu Candi Borobudur Selama Lebaran 2026

Jatengpress.com, Borobudur
Direktur Operasional Taman Wisata Borobudur, Supriadi Jufri, mengatakan, jumlah pengunjung Candi Borobudur selama libur Lebaran 2026 ditargetkan mencapai 83.000 wisatawan.

“Naik sekitar lima persen dibanding libur lebaran tahun lalu, sekitar 78 ribu,” katanya, Kamis (12/03/2026) sore.

Dia menyebut ada promo khusus bagi pengunjung yang membeli tiket sampai pelataran, lalu ingin naik ke atas candi.

“Selama libur lebaran tahun ini hanya bayar Rp 135 ribu. Kalau harga normal kan 150 ribu,” katanya.

Sejauh ini, pihak InJourney Destination Management (IDM) belum dapat memastikan, apakah adanya perang AS-Israel melawan Iran ada pengaruhnya terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Diakui, dampak memanasnya perang itu menyebabkan penerbangan dari Timur Tengah, menurun.

Di masa lebaran, manajemen pengelola destinasi wisata berskala internasional itu lebih fokus menjaring wisatawan nusantara (wisnu).

Tetapi tidak mengabaikan kunjungan wisatawan mancanegara. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah wisman berkisar 5 persen.

Lebaran di Candi.
Sementara itu, menyambut momen libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, IDM siap mempersembahkan rangkaian program “Bersama Ciptakan Lebaran Penuh Makna”.

IDM berkomitmen untuk menjadikan destinasi sebagai ruang cerita dan pengalaman mampu mendekatkan kembali ikatan kekerabatan dengan mengubah setiap waktu kebersamaan menjadi kenangan abadi nan tak terlupakan.

Corporate Secretary SVP InJourney, Yudhistira Setiawan, menekankan, pihaknya ingin memastikan setiap perjalanan di libur Lebaran ini bukan sekadar rutinitas perpindahan tempat, melainkan sebuah perjalanan yang penuh makna bagi setiap individu.

“Seluruh tim di lapangan telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan yang tulus, karena bagi kami, keberhasilan musim mudik tahun ini diukur dari senyum dan kenyamanan para wisatawan saat menikmati ekosistem pariwisata yang terintegrasi,” katanya, dalam konferensi pers, Kamis (12/03/2026) sore.

Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur mengatakan, IDM mengundang seluruh masyarakat untuk menjadi bagian menghadirkan banyak cerita saat Lebaran di Candi. Kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama.

“Ini adalah upaya dalam menyediakan lebih dari sekadar tempat wisata, tetapi sebuah pelabuhan emosional bagi mereka yang merindukan makna kebersamaan yang sesungguhnya,” jelas Gistang Panutur.

Selama 10 hari masa ramai libur Lebaran (20–29 Maret 2026), IDM memproyeksikan kunjungan sebesar 356.300 ribu wisatawan. Baik datang ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), maupun ke destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Keraton Ratu Boko.

“Pertumbuhan wisatawan mengalami peningkatan tiga sampai lima persen dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Kunjungan wisatawan TMII diperkirakan mencapai 137.000 pengunjung. Lalu di Destinasi Candi Prambanan diprediksi sebanyak 129 ribu pengunjung. Keraton Ratu Boko 7,3 ribu wisatawan. Di Candi Borobudur diperkirakan 83 ribu wisatawan.

IDM memastikan kenyamanan melalui kesiapan operasional dengan mengutamakan kaum prioritas melalui penyediaan kursi roda gratis dan jalur ramp untuk difabel, kendaraan listrik (EV) khusus prioritas dengan jalur cepat, tim kesehatan yang siaga, serta layanan call center prioritas.

Pada Masa Ramai Lebaran 2026, IDM telah menetapkan jam operasional. Di Candi Borobudur pukul 06.30–16.30 WIB, Candi Prambanan pukul 06.00–17.00 WIB, dan Keraton Ratu Boko pukul 07.00–17.15 WIB. (TB)