Jatengpress.com, Magelang – Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lembaga pendidikan atau Tempat Penitipan Anak (TPA) di wilayah Kota Magelang, Selasa (12/05/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan standarisasi pelayanan dan keamanan anak usia dini di fasilitas pendidikan non-formal.
Terdapat 3 lokasi yang menjadi sasaran tinjauan
Yakni, TPA Rumah TEA di Karet, TPA Yayasan Ibu di Jalan Pahlawan, dan TPA D’Lola di Potrobangsan.
Didampingi Wakil Wali Kota dr. Sri Harso, Damar memeriksa kelayakan fasilitas, legalitas operasional, hingga pola pengawasan terhadap anak didik.
Secara umum, Damar menilai fasilitas di ketiga lokasi tersebut telah memenuhi standar operasional yang baik. Kendati demikian, Damar minta agar pihak pengelola tidak lengah dalam hal pengawasan fisik maupun keamanan aktivitas anak.
“Secara keseluruhan sudah bagus dan sesuai standar. Saya harap untuk fasilitas dan keamanan anak ini lebih dipantau lagi agar benar-benar terjaga,” ujar Damar, di sela-sela kegiatannya.
Pihaknya memastikan ketiga TPA yang dikunjungi telah memiliki izin resmi, mulai sertifikasi tenaga pendidik hingga kelayakan gedung.
Kata Damar, pemerintah wajib hadir untuk menjamin kualitas layanan pendidikan, meski lembaga tersebut dikelola oleh pihak swasta.
”Pemerintah perlu memastikan pelayanan, khususnya di sektor pendidikan anak usia dini, sesuai standarisasi, kebutuhan anak, dan kurikulum yang berlaku,” ujarnya.
Meski pendidikan anak pra-sekolah menjadi tanggung jawab utama orangtua, namun keberadaan TPA swasta sangat membantu warga, terutama bagi orangtua yang bekerja.
Namun, Damar mengingatkan bahwa seluruh operasional tetap harus tunduk pada regulasi yang ada.
Sebagai langkah preventif, Pemkot Magelang melalui DPMP4KB akan melakukan monitoring rutin. Tim teknis dijadwalkan turun ke lapangan setidaknya 2 kali dalam sebulan. Memantau perkembangan di setiap lembaga, termasuk mengawasi aspek konsumsi dan asupan makanan anak.
Selain fasilitas, aspek konsumsi dan asupan makanan anak juga menjadi sorotan dalam sidak ini.
Pengelola TPA D’Lola, Nur Haryanti, menjelaskan lembaga yang diasuhnya sejak 2009, saat ini mendidik 12 anak mulai usia 3 tahun. Jumlah pendidikan 4 orang.
Dia meyakinkan, pihaknya mengantongi izin operasional lengkap dengan tenaga pendidik lulusan S1 PAUD serta bersertifikat kompetensi.
Fasilitas yang tersedia mulai dari makan siang, camilan, stimulasi, hingga kegiatan belajar yang menyenangkan dan mandi sore.
”Kami menganggap mereka seperti anak sendiri. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi anak didik,” ucap Nur. (TB)






