Kali Kedua MAJT An-Nuur Jadi Tempat Salat Idul Adha, Diikuti 10.000 Jemaah

Jatengpress.com, Kota Mungkid – Untuk kali kedua, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang, di Kota Mungkid, menjadi tempat salat Idul Adha, Rabu (27/05/2026).

Sejak pagi, umat Islam dari berbagai penjuru berdatangan di masjid besar yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta, Sawitan. Mobil maupun sepeda motor memadati area parkir hingga meluber tepi jalan depan masjid.

Salat Id dimulai pukul 07.00 WIB. Bertindak sebagai imam, KH Reza Perdana Kusuna, muadin M. Ilham Akbar, dan Khotib Fahmi Medias (dosen Universitas Muhammadiyah Magelang).

Fahmi Medias mengatakan, pengorbanan itu berhenti di Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim. Tetapi pengorbanan masih terus berlanjut hingga saat ini.

“Mengorbankan kesombongan ego itu menjadi pengorbanan terbaik untuk kita mendekatan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” katanya, di depan awak media.

Idul Adha yang juga dikenal dengan Idul Kurban, lanjut Fahmi, mengambil semua hikmah dari pelajarannya Nabi Ismal dan Nabi Ibrahim agar kita bisa selalu mendekat kepada Allah SWT, menjalankan perintah-perintahNya.

Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur, Asfuri Muhsis, menyebut jumlah jamaah salat Id mencapai sekitar 8.000 sampai 10.000 orang. Selain memenuhi tempat ibadah utama (dalam masjid yang berkapasitas 8.000), sebagian lainnya salat di selasar

Dia mengarakan, tahun ini pihaknya menerima seekor sapi dari Presiden Prabowo Subianto, berbobot 1 ton, 53 kg.

“Lalu ada empat ekor sapi dari jemaah. Dari Pak Bupati satu, Pak Wakil (Bupati) satu, Pak Ketua (DPRD) satu. Lalu dari BUMD, dan (PT Mekar) Armada (Jaya). Kambing ada 42 ekor,” katanya.

Penyembelihan sapi dadi presiden dan dari Armada di RPH Muntilan. RPH itu dipilih karena sudah profesiobal. Daging kurban didistribusukan ke masyarakat sekitar MAJT, pesantren dan Panti Asuhan Yatim Piatu.

Asfuri menyebut, jumlah hewan kurban tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Karena iuran dari ASN ditiadakan.

Sehabis salat Id dilakukan penyerahan sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto, yang dilakukan Bupati Magelang Grengseng Pamuji, kepada Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur.

Sapi kurban presiden berjenis Simental dibeli dari Sapari, peternak di Dusun Plutungan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang

Menurut Sapari, sapi yang dinamai Batu Aji, dibeli dari Pasar Hewan di Boyolali, 17 bulan lalu. Hewan berbobot hampir 7 kwintal, dengan harga Rp 42.650. 000 dan dibeli presiden Rp 126 juta.

“Waktu diperiksa pertama bobotnya 1 ton 25 kg. Saat ditimbang yang kedua, 1 ton 53 kg. Kemarin ditimbang lagi jadi 1 ton 72 kg,” kata Sapari, usai mengantar sapi dimaksud ke MAJT An-Nuur. (TB)