Jatengpress.com, Magelang – Sebanyak 17 Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan 6 Pelopor Perdamaian (Pordam) resmi dikukuhkan dalam Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Pasukan Penanggulangan Bencana Kota Magelang 2026, di eks Kantor Disporapar, Jalan Gatot Subroto Magelang, Sabtu (16/05/2026).
Apel diikuti 400 peserta dari berbagai unsur relawan dan instansi terkait. Antara lain Tagana Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung, PMI Kota Magelang, Basarnas, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), komunitas relawan Magelang Raya, Linmas, Satpol PP, serta camat dan lurah se-Kota Magelang.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial, para pelatih, relawan senior, dan seluruh pihak yang telah membina generasi relawan sosial di Kota Magelang.
“Pengukuhan ini adalah amanah sekaligus harapan masyarakat yang harus dijawab dengan komitmen untuk hadir, peduli, dan siap membantu ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Dia menyebut, para anggota Tagana yang dikukuhkan akan berperan dalam pelayanan sosial pada situasi kebencanaan dan kedaruratan.
Sedang Pordam memiliki peran menguatkan harmoni sosial masyarakat melalui sikap toleransi, persaudaraan, dan semangat perdamaian.
Meski Kota Magelang bukan daerah dengan bencana berskala besar, menurut Damar, berbagai potensi kerawanan seperti cuaca ekstrem, pohon tumbang, kebakaran permukiman hingga persoalan sosial tetap membutuhkan kesiapsiagaan bersama.
Damar juga mengapresiasi para relawan muda yang dinilai mampu mematahkan stigma generasi muda yang dianggap kurang peduli terhadap lingkungan sosial.
“Saudara-saudara adalah generasi muda yang tidak hanya aktif di dunia digital, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, membantu sesama dan menjadi bagian dari solusi sosial,” katanya.
Dia berpesan agar para relawan selalu menjaga etika, integritas, serta mengedepankan koordinasi dalam setiap langkah pengabdian.
“Mari kita kuatkan semangat gotong royong dan kepedulian agar Kota Magelang semakin harmonis dan humanis,” pungkasnya. (TB)


