Wabup Wakhid Apresiasi Kinerja Relawan Tangani Bencana: 70 Persen Wilayah Banjarnegara Rawan Longsor

Jatengpress.com, Banjarnegara – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara memberikan apresiasi kepada ratusan relawan bencana dari berbagai organisasi yang selama ini aktif membantu penanganan kebencanaan. Pemkab juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi ancaman bencana, terutama longsor, mengingat sebagian besar wilayah Banjarnegara masuk zona rawan.

Ratusan relawan tersebut berkumpul di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jumat (17/4/2026). Pertemuan itu menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Pemkab dan para relawan dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali, Lc mengatakan relawan memiliki peran penting dalam penanganan bencana. Menurut dia, dedikasi dan semangat kemanusiaan para relawan sangat membantu saat terjadi musibah.

“Relawan memiliki peran penting dalam penanganan bencana di Banjarnegara. Kami sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat kemanusiaan yang terus dijaga,” ujar Wakhid Jumali.

Wabup menjelaskan, sekitar 70 persen wilayah Banjarnegara merupakan zona merah rawan tanah longsor. Karena itu, upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.

“Ini adalah kerja bersama. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan relawan dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam upaya penanganan bencana,” kata Wabup.

*Jaga Soliditas*

ementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, SSTP M.Si, mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antarrelawan serta meningkatkan koordinasi di lapangan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi memicu bencana.

“Soliditas harus terus dijaga. Apalagi dengan kondisi cuaca ekstrem seperti sekarang, relawan harus lebih sigap dan meningkatkan komunikasi, khususnya dengan pemerintah desa,” tandas Aji Piluroso.

Menurut Aji, komunikasi yang intensif akan mempercepat respons saat muncul tanda-tanda potensi bencana. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan dampak yang ditimbulkan bisa ditekan semaksimal mungkin.

Ia menambahkan, selama ini relawan telah memberi kontribusi besar dalam berbagai penanganan bencana di Banjarnegara, mulai dari proses evakuasi korban hingga distribusi bantuan logistik.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat, kesiapsiagaan menghadapi bencana di Banjarnegara diharapkan semakin optimal. (Mjp)