Jatengpress.com, Kota Mungkid – Sebanyak 1.427 jemaah calon haji (caalhaj) bersama 8 tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Magelang siap diberangkatkan ke Tanah Suci, mulai awal Mei 2026.
Rombongan jemaah calhaj terbagi dalam 8 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan melalui 2 embarkasi, Yogyakarta International Airport (YIA) dan Asrama Haji Donohudan (Boyolali).
Delapan kloter jemaah calhaj (11, 13, 15, 16, 17, 18, 80 dan 81) diterbangkan secara bergiliran mulai 5 Mei hingga 20 Mei mendatang. Jumlah calhaj di setiap kloter cukup variatif.
Wakil Bupati Magelang, Sahid, mengatalan, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memerlukan kesiapan mental, fisik, serta ketakwaan. Karen itu, dia berpesan agar jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi seluruh arahan petugas selama menjalankan ibadah.
“Jaga sikap dan perilaku, serta junjung tinggi nama baik Kabapaten Magelang. Luruskan niat, perbanyak ibadah dzikir, dan doa agar dapat meraih haji mabrur dan mabruroh,” katanya, dalam acara pelepasan calhaj, Kamis (30/04/2026).
Acara digelar di Pendopo Lapangan drh Soepardi itu sebagai rangkaian Manasik Haji 1447 H (2026 H) dan pembekalan utama bagi jemaah calhaj sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Menurut Sahid, manasik merupakan tahapan penting yang harus diikuti secara sungguh-sungguh oleh seluruh calhaj.
“Agar bapak dan ibu dapat memahami secara benar tata cara pelaksanaan ibadah haji. Sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan tertib, mandiri dan khusuk,” ujarnya.
Kabag Kesra Setkab Magelang, Agus Widodo, mengatakan, manasik haji ini untuk meningkatkan pemahaman terkait rukun, wajib dan sunnah haji, sekaligus mempersiapkan mental, fisik dan kesiapan spiritual, serta meningkatkan kemandirian dan ketertiban selama berada di Tanah Suci.
Dalam kegiatan itu, peserta dibekali dengan materi yang meliputi tata cara pelaksanaan ibadah haji, kesehatan, peran pemerintah dalam penyelenggaraan haji, serta etika dan budaya selama di Tanah Suci.
Hadir dalam acara tersebut, jajaran Forkompimda, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang, kepala OPD terkait, serta camat se Kabupaten Magelang. (TB)



