Jatengpress.com, Semarang – Sebanyak 811 pemudik asal Semarang dan berbagai kota di Jawa Tengah, sebagian di antaranya membawa sepeda motor, memanfaatkan balik ke Jakarta dengan menumpang gratis kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh – 593 TNI AL, Rabu (25/3/2026).
Prajurit TNI AL yang dikerahkan pun melayani para pemudik balik ini dengan ramah dan sepenuh hati. Mulai registrasi pemudik yang hendak naik kapal, membantu proses loading pemudik dan sepeda motornya, hingga memandu penumpang masuk ke dalam KRI Banda Aceh di Dermaga Samudera 2 Pelabuhan Tanjung Emas.
KRI Banda Aceh ini sebelumnya telah mengangkut masyarakat dari Surabaya, kemudian sandar ke Pelabuhan Tanjung Emas untuk mengangkut pemudik dari Semarang dan sekitarnya. Total penumpang yang diangkut KRI Banda Aceh sebanyak 1.192 orang dan 385 sepeda motor dari Semarang dan Surabaya.
Sejumlah pejabat turut mendampingi Danlanal Kol Mar Sabprowanto saat melepas masyarakat yang balik ke Jakarta dengan KRI Banda Aceh – 593 di Dermaga Samudera 2 Pelabuhan Tanjung Emas, antara lain dari Pemkot, DPRD, Dandim 0733/BS Kol Inf Priyo Handoyo, Dandenpom IV/5 Letkol Mulyani M.Han, Polrestabes, serta Pelindo.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto menerangkan, program ini merupakan bentuk dukungan TNI AL terhadap program pemerintah untuk membantu masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri dengan mudik dan balik secara aman dan nyaman.

PANDU MASYARAKAT : Prajurit TNI AL saat memandu masyarakat yang akan balik ke Jakarta memasuki KRI Banda Aceh – 593, di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (25/3/2026). Banyak di antara pemudik juga membawa sepeda motor menaiki KRI Banda Aceh -593. Foto : ist
Lanjut Kol Sabprowanto, KRI Banda Aceh pengangkut masyarakat balik, dijadwalkan tiba di Kolinlamil Jakarta pada Kamis (26/3/2026) pagi.
“Perjalanan akan menempuh waktu satu malam, besok pagi Kamis (26/3/2027) sudah tiba di Jakarta ” ujar Kol Sabprowanto.
Selama di perjalanan, masyarakat mendapatkan fasilitas makan gratis tiga kali sehari, serta tempat tidur dan beristirahat nyaman dengan AC (penyejuk udara).
‘Selama pelayaran para pemudik mendapatkan fasilitas seperti makan tiga kali sehari, tenpatntidurnyang nyaman, pendingin ruangan, MCK hingga hiburan. Ini demi memberikan kenyamanan maksimal kepada masyarakat selama pelayaran,” ungkap Kol Sabprowanto.

MELEPAS PEMUDIK : Forkopimda Kota Semarang mendampingi Dan Lanal Semarang Kol Sabprowanto, saat melepas para pemudik grstis balik ke Jakarta, dengan KRI Banda Aceh – 593, di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (25/3/2026). Foto : ist
Dia menjelaskan, dari tahun ke tahun minat masyarakat pemudik naik KRI terus meningkat.
Bagi masyarakat sendiri, mudik dan balik dengan naik kapal Perang milik TNI AL merupakan pilihan yang sangat meringankan beban mereka, selain aman dan nyaman, juga bisa menekan biaya pulang ke kampung halaman hingga kembali ke Jakarta, karena naik kapal gratis.
Purwanto, salah seorang warga yang naik KRI Banda Aceh – 593 ke Jakarta mengungkapkan, sangat terbantu oleh uluran tangan dari TNI AL ini.
“Selain tidak lelah mengendara sepeda motor, bisa lebih irit dan aman serta nyaman. Sepeda motor boleh ikut dibawa naik ke kapal. Saya mengucapkan terimakasih kepada TNI AL,” tutur dia. (CIP)





