Jatengpress.com, Banyumas – Komunitas Republik Ngapak menggelar acara silaturahmi dan temu kangen bersama member di Obyek Wisata Pereng Cilongok Banyumas, Rabu ( 25/03/26). Acara berlangsung meriah dan penuh keakraban.
Dalam acara ini juga hadir pendiri Paguyuban Republik Ngapak Ken Setiawan yang saat ini berdomisili di Bandar Lampung.
Ken Setiawan mengatakan, setelah masa covid kegiatan memang jarang dilakukan,. ” Paling event olahraga futsal dan sepakbola, tapi saat ini sudah mulai lagi aktif menggelar kopdar di setiap daerah di wilayah ngapak dan juga diperantauan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, termasuk poswil di luar negeri,” ujarnya.
Rencana kedepan, selain kegiatan koddar kegiatan baksos, Republik Ngapak juga akan aktif lagi dalam road show kebangsaan melakukan kegiatan positif di berbagai daerah. Kegiatan ini untuk melestarikan budaya tradisional dan kearifan lokal masuk sekolah dan kampus di sekolah dan kampus.
”Dalam mengadakan kegiatan tersebut, rencana Republik Ngapak akan menggandeng komunitas sosial atau kepemudaan di daerah-daerah dan juga aparat serta pemerintah setempat,” tambah Ken yang menyampaikan terimakasih atas kehadiran anggotanya yang datang dari berbagai daerah.
Menurut Ken, organisasinya tidak terbatas hanya untuk warga daerah yang berbahasa ngapak, tapi juga untuk mereka yang peduli terhadap bahasa daerah khususnya bahasa Jawa. Karena bahasa ini seperti terpinggirkan sehingga diharapkan bisa berkembang dan jaya kembali.
Melestarikan budaya kearifan lokal sangat krusial untuk menjaga identitas bangsa, memperkuat karakter bangsa, dan melindungi warisan leluhur dari kepunahan akibat arus globalisasi.
Kearifan lokal juga berperan penting dalam menjaga harmoni sosial, melestarikan alam, dan memberikan solusi atas masalah modern melalui nilai-nilai tradisional yang bijak.
Acara yang berkolaborasi dengan Institut Musik Jalanan (IMJ) ini dimeriahkan Zeders Band dan Komedian Nanang Anna Noor.
Pada sore harinya Tim Sepak Bola Ngapak FC bertanding melawan KK FC Wangpn di Lapangan Munggangsari Ajibarang, Banyumas.
” Kita tak cuma bermusik tetapi juga berolahraga, agar tubuh tetap sehat,” ujar Zedi, Ketua IMJ Jawa Tengah.
Berikut versi yang lebih rapi, mengalir, dan enak dibaca:
Komunitas Republik Ngapak Gelar Silaturahmi dan Temu Kangen Akbar di Banyumas
Banyumas, Jatengpress.com – Komunitas Republik Ngapak menggelar acara silaturahmi dan temu kangen bersama para anggotanya di Objek Wisata Pereng, Cilongok, Banyumas, Rabu (25/03/26). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban.
Acara ini turut dihadiri oleh pendiri Paguyuban Republik Ngapak, Ken Setiawan, yang saat ini berdomisili di Bandar Lampung.
Ken Setiawan menyampaikan bahwa sejak pandemi Covid-19, aktivitas komunitas sempat berkurang. “Selama ini paling hanya ada kegiatan olahraga seperti futsal dan sepak bola. Namun sekarang, kami mulai aktif kembali menggelar kopdar di berbagai wilayah Ngapak, termasuk di perantauan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, bahkan hingga luar negeri,” ujarnya.
Ke depan, selain kegiatan kopdar dan bakti sosial, Republik Ngapak juga berencana menghidupkan kembali program roadshow kebangsaan. Program ini bertujuan menghadirkan kegiatan positif sekaligus melestarikan budaya tradisional dan kearifan lokal di sekolah maupun kampus.
“Dalam pelaksanaannya, kami akan menggandeng komunitas sosial, organisasi kepemudaan, serta bekerja sama dengan aparat dan pemerintah setempat,” tambah Ken. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang hadir dari berbagai daerah.
Menurutnya, Republik Ngapak tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat berbahasa Ngapak, tetapi juga terbuka bagi siapa saja yang peduli terhadap pelestarian bahasa daerah, khususnya bahasa Jawa. Ia menilai, keberadaan bahasa daerah saat ini mulai terpinggirkan, sehingga perlu upaya bersama agar dapat berkembang dan kembali berjaya.
Pelestarian kearifan lokal dinilai sangat penting untuk menjaga identitas bangsa, memperkuat karakter, serta melindungi warisan leluhur dari ancaman kepunahan akibat arus globalisasi. Selain itu, nilai-nilai lokal juga berperan dalam menjaga harmoni sosial, melestarikan lingkungan, serta memberikan solusi bijak terhadap berbagai persoalan modern.
Acara yang berkolaborasi dengan Institut Musik Jalanan (IMJ) ini turut dimeriahkan oleh penampilan Zeders Band dan komedian Nanang Anna Noor.
Pada sore hari, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan sepak bola antara Ngapak FC melawan KK FC Wangon di Lapangan Munggangsari, Ajibarang, Banyumas.
“Kami tidak hanya bermusik, tetapi juga berolahraga agar tubuh tetap sehat,” ujar Zedi, Ketua IMJ Jawa Tengah. (*)






