Jatengpress.com, Purbalingga – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) kepada 182.013 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Kabupaten Purbalingga. Pelepasan Banpang secara simbolis dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Purbalingga Bidang Pemerintahan & Kesra, Tri Gunawan, SH, MH, di halaman Pendopo Dipokusumo, Kamis (12/3/2026).
Ikut hadir dalam pelepasan Banpang tersebut, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga, Ir Prayitno, M.Si, IPU, Kepala Dinas Perdagangan & UKM, Agung Widiarto, SE, M.Si, dan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Purwokerto, Prawoko Setyo Aji.
Tri Gunawan menyampaikan, pihaknya mewakili Pemkab Purbalingga menyampaikan terima kasih kepada Perum Bulog yang mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng menjelang hari raya Idul Fitri ini. “Penyalurannya sangat tepat, karena menjelang Idul Fitri, dimana kebutuhan masyarakat meningkat dan biasanya harga kebutuhan sembako mulai naik juga,” kata Tri Gunawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga Ir Prayitno, M.Si, IPU mengatakan, penerima Banpang sebanyak 182.013 PBP tersebar di 18 Kecamatan. Data penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sensus Ekonomi Nasional (DTSEN) Jumlah Banpang yang disalurkan sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter per penerima untuk alokasi dua bulan.
“Jika dibandingkan tahun 2025, penyaluran Banpang pada tahun 2026 ini meningkat 69.546 PBP dari sebelumnya 112.467 PBP, atau naik sekitar 62 persen. Kenaikan jumlah penerima karena penebalan bantuan pangan untuk warga miskin yang masuk kategori pemeringkatan kesejahteraan Desil 3 dan 4,” kata Prayitno.
Prayitno menambahkan, berdasar data BPS (Badan Pusat Statistik) tahun 2025 jumlah warga miskin di Purbalingga sebanyak 121.800 jiwa atau 12,55 Persen, artinya seluruh warga miskin mendapat bantuan pangan. “Selain untuk membantu warga miskin, bantuan pangan ini juga dimaksudkan untuk menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan sampai Idul fitri,” tambah Prayitno.
Sementara itu Kepala Perum Bulog Cabang Purwokerto Prawoko Setyo Aji mengatakan, Bulog mendapat penugasan dari Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun 2026, khususnya bantuan pangan beras dan minyak goreng.
“Kami berupaya keras agar penyalurkan bantuan pangan ini dapat dilakukan secepatnya, namun tentunya melihat stok ketersediaan minyak goreng MinyakKita yang bersumber dari Domestic Margin Obligation (DMO). Kalau untuk stok beras sudah tersedia. Jadi penyalurannya, sekaligus beras dan minyak goreng,” kata Prawoko. (*)





