H. Much Dahlan Hadiri Spenuka Bersholawat Bersama Gus Wahid

Jatengpress.com,Purworejo-Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo, H. Much Dahlan, SE., menghadiri Spenuka Bersholawat yang digelar di lapangan Desa Tlogobulu, Kecamatan Kaligesing, Minggu (15/02/2026) malam. Acara ini menjadi puncak rangkaian kegiatan Akhirussanah SMP NU Kaligesing dan Pondok Pesantren Nurussalam, sekaligus Haul Akbar Desa Tlogobulu serta inaugurasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kaligesing periode 2025–2028.

Ribuan masyarakat tampak larut dalam lantunan sholawat yang dipimpin Gus Wahid dari Gunungkidul, Yogyakarta, yang tampil bersama grup hadroh Aswal Munni dari Purworejo. Suasana malam itu begitu khidmat namun tetap meriah, mencerminkan semangat religius dan kebersamaan warga Kaligesing.

H. Much Dahlan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya kebersamaan masyarakat dan peran sinergis antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, serta organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial.

“Kegiatan seperti ini luar biasa. Semoga tiap tahun di bulan Ruwah bisa terus istiqomah. Ini adalah kerja baik antara Pemdes Tlogobulu, SMP NU Kaligesing, dan BUMDes. Sholawat seperti ini membuat suasana desa adem, tentrem, sejuk, dan guyub rukun,” kata H. Dahlan.

H. Dahlan berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat tali silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat religius generasi muda, serta menginspirasi desa-desa lain untuk menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat.

“Warga yang hadir terhibur dan tersentuh oleh lantunan sholawat. Maka kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan, toleransi, dan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Dengan suasana yang khidmat, meriah, dan hangat, Spenuka Bersholawat berhasil memadukan kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, pesantren, dan organisasi kemasyarakatan dapat membawa dampak positif bagi warga. (*)