Jatengpress.com, Semarang – Di kalangan warga Tionghoa dan pengusaha di Semarang, perkumpulan atau klub Friendship bukan nama asing lagi. Friendship awalnya adalah suatu perkumpulan atau klub arisan.
Beranggotakan warga yang memiliki jiwa sosial tinggi dan kepedulian kepada sesama, pada akhirnya Friendship bukan hanya berkumpul untuk mengumpulkan uang untuk arisan semata, namun juga menyatukan jiwa sosial dan jiwa persaudaraan serta kebersamaan yang mereka miliki.
Mereka tak segan mengumpulkan dana dan kemampuan yang dimiliki, untuk melakukan kegiatan kepedulian sosial kepada sesama.
Maka, selain bersilaturahmi antaranggota, Friendship pun aktif melakukan berbagai kegiatan sosial di banyak kesempatan.
“Anggota kami sekarang kira kira jumlahnya 100 pasang, yang berarti 200 anggota. Kan banyak pengusahanya juga di klub ini. Jadi kita bisa bersilaturahmi untuk banyak hal. Kita tiap tahun mesti beberapa kali membagi untuk sosial. Ada nasi gratis, anjangsana ke panti asuhan maupun panti jompo, pastilah itu,” kata Ny Ming Tju, Ketua Seksi Sosial Friendship.
Menjelang tahun baru Imlek 2577 ini, Friendship juga kembali berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Saat pembagian angpao di Kelenteng Tay Kak Sie Semarang, Minggu (1/2/2026) pagi, Friendship juga turut andil membagikan paket bingkisan kepada para penerima angpao Tay Kak Sie.
“Ikut kegiatan Tay kak Sie ini adalah yang kedua . Karena ini menjelang sin cia maka turut membagi untuk sin cia. Nah nanti kalau Lebaran, ada jugakegiatan berbagi untuk Lebaranya sendiri,” ungkap Ming Tju, di sela-sela pembagian bingkisan di Tay Kak Sie.
Partisipasi turut membagikan bingkisan di Tay Kak Sie ini, untuk mempermudah pihak Friendship dalam mencapai sasaran warga. Karena Tay Kak Sie sudah memiliki database warga lansia yang kurang mampu, sehingga pihak Friendship turut mengikuti database tersebut dalam menyasar warga penerima.
“Kali ini kami membagi 1.200 paket. Jumlah ini menyesuaikan dengan jumlah lansia yang menerima angpao, yang juga 1.200 orang. Jadi kita koordinasi, yang Tay Kak Sie membagikan angpao, yang Minnan Gong Hui paket sembako, nah Friendship paket sanitasi kebersihan badan, yaitu handuk, pasta gigi, sikat gigi, biskuit dua pack,” lanjut Ny Ming Tju.

BAGIKAN ANGPAO : Anggota Friendship saat turut serta pada kegiatan membagikan angpao Imlek dari Tay Kak Sie bagi para lansia, di Kelenteng Tay Kak Sie, Jalan Gang Lombok 62, Semarang, Minggu (1/2/2026) pagi. Foto : Sucipto
Menurut Ny Ming Tju, paket kebersihan ini diberikan untuk mendukung pola hidup mereka yang kurang mampu agar meski kurang mampu, namun hidupnya tetap bersih, dan tetap menjaga kebersihan badan.
Sedangkan nanti di bulan Ramadhan, Friendship juga akan membagikan takjil bagi warga Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Berbagai kegiatan sosial baik anjangsana ke panti sosial, membagikan makanan gratis, membagikan takjil, membagikan paket Lebaran, serta kegiatan sosial lain, dilaksanakan oleh Friendship beberapa kali dalam setahun.
Ini semua dihimpun dari para anggota Friendship yang rata-rata memiliki kemampuan ekonomi yang baik, yang anggotanya berada di Kota Semarang maupun di kota-kota sekitar.
Berangkat dari keikhlasan untuk berdonasi dan membantu sesama itulah, yang mendorong keyakinan datangnya Ridho dari Tuhan, sehingga perkumpulan Friendship bisa eksis berdiri dan beraktivitas hingga 36 tahun ini.
“Jadi kami mungkin diberkati Tuhan karena kegiatan sosial kami, sehingga perkumpulan arisan dan sosial ini bisa berlangsung sampai 36 tahun ini. Dari dulu terus berbuat sosial kebajikan dari anggota dikumpulskn untuk sosial sehingga mungkin kami diberkati Tuhan. Kalau kita berkegiatan sosial, maka para anggota dan donatur mau menyokong. Dan itulah yang mendatangkan berkat dari Tuhan sehingga kami bisa berdiri sampai 36 tahun ini,” tutur Ny Ming Tju, yang juga sudah 36 tahun ini memagang posisi sebagai Ketua Seksi Sosial Friendship.
Senada dengan Ny Ming Tju, Ketua Friendship, Jimmy Andiko mengungkapkan, Friendship adalah klub yang menjadi kesempatan bagi anggotanya untuk bisa berbagi dan memperhatikan kepada sesama. Kegiatan sosial dilakukan mengisi aktivitas lain di Friendship yaitu juga olahraga senam bersama, jalan pagi bersama, berkegiatan refreshing bersama, dan lainnya.
“Kami menjadikan Friendship sebagai perkumpulan keakraban yang sekaligus juga berkegiatan sosial. Ke panti jompo, yatim piatu, membagikan nasi, juga berbagi di hari raya idul Fitri dan imlek. Agar saudara-saudara kita yang kurang beruntung, bisa ikut merayakan hari raya yang ada. Jadi ini disamping komunikasi, keakraban anggota, juga berbagi untuk warga yang kurang beruntung melalui seksi sosial. Maka dengan kegiatan sosial ini malah bisa membuat Friendship bisa eksis sampai 36 tahun. Jarang ada klub yang bisa bertahan sampai 36 tahun ini. Karena mungkin kita mendapat ridho dari Tuhan karena memikirkan untuk sesama,” tutur Jimmy. (CIP)






