Sopir Ambulans Puskesmas Kaligesing Dapat Honda Beat Usai Selamatkan Korban Kecelakaan Bos Rokok

Jarengpresss.com, Purworejo-Siang itu, jalanan di kawasan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta, tersendat. Di tengah keramaian dan kepanikan warga akibat kecelakaan, satu sosok memilih berhenti bukan untuk melihat, tapi untuk membantu.

Ia adalah Banani Adam, sopir ambulans Puskesmas Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Saat itu, Adam sedang dalam perjalanan mengantar anaknya kontrol kesehatan ke PKU Gamping, Yogyakarta. Namun perjalanan itu berubah ketika warga meminta bantuannya mengevakuasi korban kecelakaan yang bahkan sempat terjatuh ke sungai.

“Saya kebetulan lewat, lalu diminta berhenti untuk membantu. Waktu itu ada korban yang jatuh ke sungai,” kata Adam, Rabu (22/04/2026).

Tanpa banyak tanya, ia langsung bergerak. Dengan kendaraan pusling yang dibawanya, Adam membantu menurunkan peralatan evakuasi. Bersama warga dan relawan lain, ia ikut mengangkat korban dari lokasi yang sulit dijangkau.

“Saya hanya membantu menurunkan alat, lalu korban dinaikkan bersama-sama. Setelah itu langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Wates. Setelah memastikan proses evakuasi berjalan, Adam kembali melanjutkan perjalanannya tanpa tahu siapa yang telah ia bantu.

Bagi Adam, ini bukan pertama kali. Sebagai sopir ambulans, ia terbiasa berhenti setiap melihat kecelakaan di jalan.

“Kalau sudah membantu sampai rumah sakit, ya sudah. Saya tidak pernah memikirkan imbalan,” tuturnya.

Beberapa waktu setelah kejadian, Adam dihubungi oleh seseorang. Ternyata, salah satu korban yang ia bantu adalah pengusaha rokok HS, H. Muhammad Suryo. Pihak keluarga sempat kesulitan mencari sosok sopir ambulans yang menolong saat itu, hingga akhirnya identitas Adam berhasil ditemukan.

Namun lebih dari itu, H. Muhammad Suryo memberikan apresiasi berupa hadiah sepeda motor Honda Beat kepada Adam. Penyerahan dilakukan pada Selasa (21/04/2026) siang, setelah komunikasi dan proses administrasi selesai.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka. Niatnya ikhlas hanya membantu, tetapi justru mendapat rezeki seperti ini,” ucap Adam.

Di balik kisah ini, terselip duka. Kecelakaan yang terjadi di Temon, Kulon Progo, tersebut menyebabkan istri H. Muhammad Suryo meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.

Meski demikian, dari peristiwa tragis itu, lahir sebuah cerita tentang kemanusiaan bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat.

Bahwa berhenti sejenak untuk membantu, bisa berarti menyelamatkan nyawa. Dan bahwa kebaikan, sekecil apa pun, tak pernah benar-benar hilang.

Adam juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Fatah Kusumo Handogo atau yang akrab disapa Mas Atah, yang telah menjembatani pertemuannya dengan pihak keluarga korban.

“Terima kasih kepada Mas Atah yang sudah menghubungkan saya dengan Pak Haji Suryo. Semoga beliau beserta keluarga besar senantiasa mendapatkan rahmat dan keberkahan rezeki yang berlimpah. Serta Ibu Hj. Anis diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya. Aamiin,” tutupnya.

Ket. foto: Banani Adam, sopir ambulans Puskesmas Kaligesing, menerima sepeda motor Honda Beat dari H. Muhammad Suryo usai membantu evakuasi korban kecelakaan di Kulon Progo, yang difasilitasi Kepala Desa Kebon Gunung, Fatah Kusumo Handogo. (Mas Atah).