Syafii Efendi Ajak 1.500 Guru Banyumas Menjadi Guru Hebat

Jatengpress.con, Purwokerto–Motivator nasional Syafii Efendi mengajak 1.500 guru PAUD, TK, SD, dan SMP di Kabupaten Banyumas menjadi guru hebat yang mampu menginspirasi dan menggerakkan generasi bangsa.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam Seminar Nasional How To Be A Great Teacher yang digelar Teacher Preneur Nusantara (TPN) Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas di Gedung IPHI Banyumas, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menjadi Pendidik yang Mampu Menginspirasi dan Menggerakkan Generasi Bangsa” itu berlangsung meriah dan diikuti para pendidik dari berbagai wilayah di Banyumas. Seminar menjadi sarana bagi guru untuk memperkuat kapasitas diri, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Penampilan Syafii Efendi mampu memotivasi ribuan guru di Banyumas.

Guru Harus Terus Bertumbuh
Dalam sesi motivasinya, Syafii menekankan pentingnya membangun growth mindset atau pola pikir bertumbuh. Menurutnya, perubahan dalam dunia pendidikan harus dimulai dari perubahan cara berpikir guru sebagai ujung tombak pembelajaran.

Ia mengingatkan bahwa guru yang berhenti berkembang akan sulit membawa murid menuju kemajuan. Sebaliknya, guru yang terus belajar dan beradaptasi akan mampu melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi masa depan.

“Kalau gurunya stuck, anak didiknya juga ikut macet. Tapi kalau gurunya tumbuh, muridnya akan melesat,” ujar Syafii yang disambut antusias para peserta.

Menurutnya, banyak orang gagal berkembang bukan karena kurang kemampuan, melainkan karena terjebak dalam pola pikir yang membatasi diri. Karena itu, guru perlu menjadi teladan dalam semangat belajar sepanjang hayat.

Syafii juga mengajak para pendidik untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif sehingga mampu mendorong murid mengembangkan potensi terbaiknya.

Peserta seminar antusias mengikuti paparan Syafii Efendi.

“Jangan hanya menyapa murid dengan ‘selamat pagi anak-anak’. Sapa mereka ‘Selamat Pagi Calon Pemimpin Bangsa’. Kalimat uitu yang diucapkan berkali-kali bisa membentuk masa depan murid kita,” katanya.

Selain kemampuan akademik, ia menilai pendidikan harus mampu membentuk karakter, kepercayaan diri, dan semangat meraih cita-cita dalam diri setiap murid.

Keteladanan Guru Tetap Dibutuhkan
Seminar dibuka oleh Bupati Banyumas yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, ST. Hadir pula Pembina TPN Jawa Tengah Slamet Muridan, MM, dan Ketua TPN Kabupaten Banyumas Kamsono, SE.

Dalam sambutannya, Widodo menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan perubahan karakter generasi muda tidak mengurangi pentingnya peran guru dalam proses pendidikan.

“Guru harus mengajar dengan hati, penuh ketulusan dan kasih sayang. Keteladanan guru sangat penting untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna,” ujarnya.

Menurut Widodo, guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Guru juga harus menjadi figur yang mampu menginspirasi serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi murid.

Ia berharap seminar tersebut menjadi momentum bagi para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat peran mereka dalam membentuk generasi yang berkarakter.

Tantangan Pendidikan Kian Kompleks
Pembina TPN Jawa Tengah, Slamet Muridan, mengatakan dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan sistem pembelajaran, tetapi juga menyangkut kualitas, moralitas, dan penguatan posisi guru di tengah masyarakat.

Menurutnya, guru harus terus mengembangkan kompetensi dan karakter agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan di era modern.

Pembina TPN Jawa-Tengah Slamet Muridan MM (kanan) bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Widodo Sugiri ST.

“Kalau ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia, maka kualitas gurunya harus terus diperkuat. Guru harus memiliki pola pikir yang benar, karakter yang kuat, dan semangat belajar sepanjang hayat,” katanya.

Slamet juga menilai penghormatan terhadap profesi guru perlu terus ditumbuhkan kembali sehingga guru dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai teladan dan agen perubahan di lingkungan masyarakat.

Melalui Seminar Nasional How To Be A Great Teacher, para peserta diharapkan memperoleh motivasi dan wawasan baru untuk terus berkembang sebagai pendidik yang inspiratif. Dengan guru yang terus bertumbuh, diharapkan lahir generasi bangsa yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Iko)