Jatengpress.com,Purworejo-Purnawidya Kelas IX SMP Negeri 39 Purworejo Tahun Ajaran 2025/2026 tidak hanya menjadi momen pelepasan siswa, tetapi juga menjadi panggung pelestarian budaya lokal. Berbagai kesenian tradisional ditampilkan siswa dalam acara yang digelar di aula sekolah tepatnya di Desa Sudorogo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Selasa (02/06/2026).
Mengusung tema “Potensimu adalah Sayap Menuju Impianmu”, kegiatan berlangsung meriah, khidmat, dan penuh haru. Acara dihadiri Kepala Desa Sudorogo Misriyanto, Ketua Komite Sekolah Hartono beserta anggota, Kepala SMP Negeri 39 Purworejo F. Sugeng Subagyo, S.Pd., M.Si., dewan guru, tenaga kependidikan, wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Keunikan purnawidya tahun ini terlihat dari dominasi penampilan seni budaya yang dibawakan para siswa. Tari Nawung Sekar, Tari Dolalak yang merupakan kesenian khas Purworejo, hingga Tari Denok Semarangan sukses memukau para tamu undangan.
Selain menjadi hiburan, penampilan tersebut menjadi bukti komitmen sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada generasi muda di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi.
Kepala SMP Negeri 39 Purworejo, F. Sugeng Subagyo, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berupaya mengembangkan karakter serta kecintaan siswa terhadap budaya bangsa.
“Budaya adalah identitas. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan ruang kepada siswa untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerahnya. Anak-anak harus bangga menjadi bagian dari budaya yang mereka miliki,” katanya.
Pada Tahun Ajaran 2025/2026, SMP Negeri 39 Purworejo berhasil meluluskan seluruh siswa kelas IX sebanyak 43 siswa atau mencapai kelulusan 100 persen. Sejumlah siswa berprestasi juga mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka selama menempuh pendidikan.
Menurut Sugeng, meski berada di wilayah perbukitan Kaligesing, para siswa memiliki potensi yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah di perkotaan. Hal itu dibuktikan dengan capaian nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang membanggakan, termasuk nilai tertinggi Matematika dan Bahasa Indonesia yang mencapai 93,33.
Lanjutnya, selain unggul dalam bidang akademik dan teknologi informasi, SMP Negeri 39 Purworejo juga mengembangkan program kelas pesantren untuk memperkuat pendidikan karakter, keimanan, dan ketakwaan siswa.
Lebih lanjut, didukung berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti seni tari, Pramuka, PMR, dan olahraga, sekolah berharap mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian terhadap budaya dan nilai-nilai luhur bangsa.
“Melalui purnawidya yang sarat nuansa budaya ini, kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya tentang penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang menjaga dan mewariskan budaya kepada generasi penerus. Budaya harus tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” pungkasnya. (AYG)
Ket.foto: Kepala SMP Negeri 39 Purworejo, F. Sugeng Subagyo, S.Pd., M.Si., berfoto bersama para penari usai penampilan yang memeriahkan Purnawidya.





