Sekolah Sambil Mondok, SMK Ma’arif NU 1 Bener Buka Cabang Baru di Banyuasin

Jatengpress.com,Purworejo-Akses pendidikan kejuruan bagi masyarakat di wilayah utara sebelah timur Kabupaten Purworejo semakin terbuka dengan hadirnya SMK Ma’arif NU 1 Bener Cabang Pondok Pesantren Darussalam yang berlokasi di Gupaan RT 02/RW 04, Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.

Bersamaan dengan dibukanya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah tersebut mulai menerima calon peserta didik baru dengan konsep pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran kejuruan dan pendidikan pesantren dalam satu lingkungan.

Panitia pelaksana, Ahmad Abdul Aziz menjelaskan, bahwa pendirian cabang baru tersebut dilatarbelakangi kebutuhan masyarakat akan lembaga pendidikan menengah kejuruan yang mudah dijangkau sekaligus mampu memberikan penguatan karakter dan pendidikan agama.

“Selain memperoleh keterampilan sesuai bidang keahlian, siswa juga dapat mengikuti pendidikan pesantren sehingga pembentukan karakter dan nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan pendidikan formal,” kata Aziz, Senin (01/06/2026).

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan lulusan SMP dan MTs di wilayah Loano, Bener, Kaligesing hingga Samigaluh yang membutuhkan pendidikan lanjutan berbasis kompetensi kerja.

Lanjutnya, pada tahun pertama operasional, SMK Ma’arif NU 1 Bener Cabang PP Darussalam membuka lima program keahlian, yakni Teknik Bodi Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Bisnis Digital, Akuntansi, dan Desain Produksi Busana.

Diungkapkan, pemilihan jurusan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang, terutama pada sektor otomotif, teknologi digital, keuangan, dan industri kreatif.

“SMK menjadi pilihan karena mampu memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan untuk bekerja, berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Lebih lanjut djelaskan, dalam proses pembelajaran, sekolah menerapkan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Pihak sekolah juga menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan sebagai tempat praktik kerja lapangan (PKL) dan penyaluran lulusan.

Konsep pendidikan terpadu antara sekolah dan pesantren menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan. Melalui konsep tersebut, siswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi teknis sesuai jurusan, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan pemahaman keagamaan yang kuat.

“Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sekolah telah menyiapkan sejumlah fasilitas seperti ruang kelas, laboratorium praktik, bengkel otomotif, ruang komputer, sarana pembelajaran digital, serta fasilitas pendukung pesantren,” jelasnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, pendaftaran dibuka dalam tiga gelombang dengan berbagai keringanan biaya pendidikan. Selain program bebas SPP sesuai gelombang pendaftaran, sekolah juga menyediakan kesempatan memperoleh beasiswa bagi siswa yang memenuhi persyaratan.

Aziz berharap kehadiran SMK Ma’arif NU 1 Bener Cabang PP Darussalam dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Purworejo.

“Kami berharap sekolah ini dapat menjadi alternatif pendidikan yang mampu mencetak lulusan terampil, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun perkembangan zaman,” pungkasnya. (AYG)