Jatengpress.com,Purworejo-Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti halaman SMK Ma’arif NU 1 Bener, Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (15/05/2026) malam. Ratusan siswa, wali murid, tokoh agama, hingga pejabat daerah berkumpul dalam pengajian akbar dan sholawatan tasyakuran kelulusan angkatan XX Tahun Ajaran 2025/2026.
Di balik kemeriahan acara, tersimpan kebanggaan besar. Sebanyak 198 siswa dari lima konsentrasi keahlian dinyatakan lulus 100 persen. Momentum tersebut menjadi penanda keberhasilan sekolah dalam menggabungkan pendidikan vokasi dengan penguatan karakter keagamaan.
Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener, M. Churdaini, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan bahwa rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan prosesi wisuda pelepasan siswa.
“Alhamdulillah tahun ini ada 198 lulusan dari lima konsentrasi keahlian dan semuanya lulus 100 persen,” katanya.
Lima konsentrasi keahlian tersebut meliputi Teknik Perawatan Kendaraan Ringan (TPKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Bisnis, Akuntansi, serta Desain dan Produksi Busana.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam wisuda tahun ini adalah seragam yang dikenakan para siswa. Seluruh busana wisuda merupakan hasil karya siswa jurusan Desain dan Produksi Busana.
“Seragam wisuda tadi buatan anak-anak sendiri. Hasilnya sangat bagus dan membanggakan,” ucapnya.
Tak hanya fokus pada keterampilan, sekolah juga terus memperkuat pendidikan keagamaan melalui program asrama Mamba’ul Ulum yang kini dihuni sekitar 25 santri.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul dalam keterampilan kerja, tetapi juga kuat dalam akhlak dan agama. Karena itu kami siapkan asrama untuk pembinaan keagamaan,” jelasnya.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian akbar bersama KH Ahmad Nadhif Abdul Mujib, Lc., M.A., M.M., serta Gus Muhammad Musta’in bersama Hadroh Syifaul Qulub Purworejo. Para jamaah tampak memadati area acara dan mengikuti sholawatan dengan antusias.
Semula, acara dijadwalkan menghadirkan KH Said Aqil Siroj. Namun karena kondisi kesehatan, beliau berhalangan hadir.
“Kami tetap mendoakan beliau agar segera sehat kembali,” ungkap Churdaini.
Acara tersebut dihadiri perwakilan Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., yakni Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Tri Wahyuni Wulansari, A.P., M.A.P., anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Forkopimda Kabupaten Purworejo, Forkopimcam Bener, jajaran PCNU Kabupaten Purworejo, GP Ansor Purworejo, MWCNU se-Kabupaten Purworejo, pengurus ranting NU se-Kecamatan Bener, Banom NU se-Kecamatan Bener, para alim ulama, serta tamu undangan lainnya.
Selain kelulusan, siswa SMK Ma’arif NU 1 Bener juga menorehkan berbagai prestasi. Di antaranya juara III Musabaqah Tilawatil Quran tingkat pelajar Kabupaten Purworejo kategori putra dan putri, serta juara I tinju kelas 70 kilogram yang diraih Setyo Handoko dari kelas XI TPKR.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Tri Wahyuni Wulansari, AP., M.A.P., yang hadir mewakili Bupati Purworejo menyampaikan apresiasi atas capaian sekolah tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo saya mengucapkan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan. Ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk melangkah menuju masa depan,” tuturnya.
Ia berpesan agar para lulusan tetap menjaga akhlak, karakter, dan nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman.
“Generasi muda saat ini tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan keterampilan, tetapi juga karakter dan akhlak yang kuat,” katanya.
Menurutnya, pengajian akbar yang digelar sekolah memiliki makna penting dalam membentuk pribadi siswa yang religius dan berintegritas.
“Pengajian seperti ini menjadi pengingat agar kita semua terus menjaga iman, memperkuat persaudaraan, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya. (AYG)





