Pemkab Purbalingga Terima KKN Unsoed, Fokus Program Berdampak

Jatengpress.com, Purbalingga –Sebanyak 147 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) resmi diterima Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di desa-desa selama Januari–Februari 2026, dengan fokus pada program berdampak bagi peningkatan kemandirian desa.

Penerimaan mahasiswa KKN dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga, Siswanto, bertempat di Operational Room Graha Adiguna, Rabu (7/1/2026). Siswanto berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa sesuai dengan tema KKN UNSOED tahun ini, yaitu “UNSOED Merakyat, UNSOED Berdampak: Penguatan Resiliensi dan Kemandirian Desa melalui Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Tema ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam mendorong pembangunan desa yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia berpesan agar mahasiswa KKN dapat selektif memilih satu atau dua program unggulan yang benar-benar dibutuhkan desa, sehingga pelaksanaannya lebih fokus dan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Setelah KKN selesai, programnya harus tetap berjalan. KKN-nya pulang, tetapi yang ditinggalkan di desa tetap berkelanjutan,” tegasnya.

Siswanto juga menyampaikan sejumlah bidang strategis yang dapat menjadi fokus mahasiswa KKN. Pada bidang pemerintahan desa, mahasiswa diharapkan mampu mendorong digitalisasi pelayanan dan administrasi desa. Di sektor UMKM, mahasiswa tidak hanya melakukan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mengaitkannya dengan indikator kemandirian desa melalui penguatan BUMDes. Sementara pada bidang pendidikan, mahasiswa diharapkan dapat mendukung upaya penuntasan anak usia sekolah yang tidak bersekolah.

Sementara itu, Kepala LPPM UNSOED, Prof. Dr. Ir. Elly Tugiyanti, M.P., IPU., ASEAN Eng, menjelaskan bahwa penempatan mahasiswa KKN di Kabupaten Purbalingga tersebar di tiga kecamatan.

Sebanyak 126 mahasiswa ditempatkan di 12 desa di Kecamatan Rembang, yakni Desa Wlahar, Bantarbarang, Wanogara Wetan, Wanogara Kulon, Bodaskarangjati, Losari, Karangbawang, Gunungwuled, Sumampir, Tanalum, Makam, dan Panusupan. Selain itu, 11 mahasiswa ditempatkan di Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol, serta 10 mahasiswa di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu.

“ KKN di Kabupaten Purbalingga merupakan KKN Reguler dengan sejumlah program kerja utama yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa,” jelasnya. (*)