Jatengpress.com, Banjarnegara – Mengawali Pendidikan kepanatacaraan angkatan ke-13, sebanyak 68 siswa Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Banjarnegara mengikuti kuliah perdana (pradana wiyata) di SMA Negeri 1 Bawang, Minggu (18/1/2026).
Acara diawali dengan panjatan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lancaran “Permadani Kuncara”, serta pengarahan dari pengurus.
Mewakili Bidang Pendidikan Permadani Banjarnegara, Haryanto S.Pd
melaporkan bahwa pada Bulan Mei 2025 setelah mewisuda siswa angkatan ke-12, Permadani kembali membuka pembelajaran untuk siswa bregada (angkatan) ke-13.
“Untuk angkatan 13 ada sekitar 118 calon siswa yang mendaftar. Namun yang ikut pradana wiyata hari ini ada 68 siswa,” katanya.
Selama enam bulan, lanjutnya, para siswa akan belajar tiap hari Sabtu dan Minggu. Tempat pembelajaran di aula SMA Negeri 1 Bawang.
Adapun materi yang akan dipelajari meliputi 12 mata pelajaran antara lain: Kepermadanian, Budi Pekerti/ Tatakrama, Sekar Setaman, Kapanatacaran, Basa tuwin Sastra Jawi, Renggeping Wicara, Ngadat tatacara Jawi, Begalan, Medhar Sabda, Kapanatacaran Nasional, Ngadi sarira ngedi busana, dan Tembang gendhing.
Mantapkan niat
Sementara itu Ketua DPD Permadani Kabupaten Banjarnegara, Bagong Sugiyanto dalam pengarahannya meminta para siswa untuk memantapkan hati nurani sehingga bisa ikut pembelajaran sampai lulus.
“Dinamika batin pasti ada. Peperangan hati nurani bisa menggoda dalam sebuah niat baik untuk belajar. Untuk itu Saudara semua harus memantapkan tekad untuk tekun belajar sampai purna dan dapat ijazah, sehingga ilmunya bermanfaat. Memang berat apalagi yang rumahnya jauh. Tapi kalo sudah punya niat akan itu bukan halangan,” pesan Bagong sembari melantunkan tembang macapat.
Adapun sistem pendidikan Permadani adalah metode tatap muka, meliputi 40 persen teori dan 60 persen praktik
Tak lupa Bagong mengucapkan terima kasih kepada pihak SMA Negeri 1 Bawang yang telah menyediakan tempat dan sarana pembelajaran.
Kepala SMAN 1 Bawang melalui Waka Sarpras Anggo Abdi Eduro S.Pd saat didapuk memberikan sambutan mengungkapkan pihak sekolah sangat mendukung pelestarian budaya bangsa. Menurutnya, semakin banyak orang yang peduli maka budaya budaya akan lestari.
“Untuk itu kami sangat mendukung pawiyatan Permadani karena sangat bermanfaat. Dan merupakan kehormatan bagi SMAN 1 Bawang bisa ketempatan untuk kegiatan positif untuk pelestarian budaya yang adiluhung ini,” ungkapnya.
Pradana Wiyata dipandu oleh MC Puji Suroso dari Madukara, siswa pinunjul angkatan ke-12.
Siswa baru dari Dermayasa Pejawaran, Sukur, menuturkan, motivasinya ikut pawiyatan Permadani adalah untuk belajar lebih dalam memahami Bahasa Jawa dan ikut serta dalam melestarikan Budaya Jawa.
“Sebagqi orang Jawa tentunya ingin belajar budaya Jawa.
Semoga nanti ilmunya bisa bermanfaat, baik di lingkungan keluarga, sekolah ataupun masyarakat luas,” harap Sukur.
Hadir dalam acara Pembukaan pawiyatan tersebut Ketua DPD Permadani dan pengurus, tim pawiyatan beserta para siswa baru angkatan ke-13. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemilihan pengurus kelas. (MJP).






