Jatengpress.com, Kota Mungkid – Satu tahun memimpin Kabupaten Magelang, Bupati Grengseng Pamuji dan Wakil Bupati Sahid, telah melakukan berbagai terobosan pembangunan dalam kerangka visi Magelang AnyarGress (Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera).
Grengseng menyebut sejumlah capaian visi melalui program Sapta Cipta. Antara lain peningkatan kualitas SDM melalui perbaikan fasilitas kesehatan, pemberian insentif bagi guru mengaji dan pemuka agama.
“Juga melalui program beasiswa pemuda berprestasi, pembagian seragam gratis, serta layanan Angkutan Pelajar Aman gratis,” katanya, saat Buka Bersama dan Tarawih di Masjid Baiturrohman, Desa Kalijoso, Secang, Jumat (20/02/2026).
Di bidang infrastruktur, mempercepat perbaikan jalan antardesa, revitalisasi fasilitas pendidikan dan fasilitas publik, pemenuhan air bersih dan sanitasi, serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kenyamanan dan mobilitas warga.
Untuk sektor ekonomi dan UMKM, pengembangan sentra agroindustri, revitalisasi balai benih perikanan, serta terus mendorong pengembangan agrowisata.
Pemerintah juga menggelar Anjungan Investasi Magelang (AIM) dan promosi melalui Central Java Investment Business Forum (CJIBF) guna menarik investasi dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Dalam reformasi birokrasi, lanjut Grengseng, dilaksanakan dengan menerapkan sistem merit serta penguatan layanan berbasis aplikasi untuk memastikan pelayanan publik lebih cepat, transparan, dan bebas pungutan liar hingga tingkat kecamatan dan desa.
Grengseng menegaskan, seluruh capaian tersebut tidak akan berarti tanpa stabilitas daerah. “Jika kita tidak rukun dan tidak toleran, maka program sehebat apa pun tidak akan bisa kita nikmati hasilnya,” tegasnya.
Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menggelorakan semangat “Sesarengan Ngayahi Gawe” serta menjaga nilai-nilai toleransi dan gotong royong demi terwujudnya Magelang yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera.
Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir menegaskan komitmen legislatif untuk bersama pemerintah dalam menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, serta memastikan anggaran daerah digunakan tepat sasaran untuk kepentingan publik, mulai dari sektor keamanan, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi rakyat.
Acara buka bersama dan tarhim itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Momentum Ramadan diharapkan semakin memperkuat persaudaraan serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Magelang ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar turut menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan mempererat sinergitas dengan masyarakat selama Ramadan.
Dia menegaskan, kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara Polri dan warga.
“Di bulan yang baik ini menjadi momen bagi kami untuk mempererat sinergitas dan hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, aspek keamanan sebagaimana tertuang dalam visi pembangunan daerah menjadi salah satu domain utama tugas kepolisian. Kondisi wilayah yang aman dan kondusif sangat berpengaruh terhadap kelancaran pembangunan di Kabupaten Magelang.
Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang stabil. Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian lingkungan, hingga segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Tanpa dukungan masyarakat, kepolisian tidak akan mampu menciptakan situasi yang benar-benar kondusif,” tegasnya.
Polresta Magelang juga menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan dialogis, serta peningkatan patroli dan pelayanan publik, khususnya selama Ramadan.
Dengan sinergi yang semakin solid, stabilitas keamanan diharapkan tetap terjaga sehingga pembangunan di Kabupaten Magelang dapat berjalan optimal. (TB)






