Jatengpress.com, Magelang — Bupati Magelang Grengseng Pamuji kembali menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program pendidikan gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari keluarga kurang mampu.
Dia mengatakan, pendidikan gratis menjadi bagian penting dari visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sahid. Program itu sebagai langkah konkret menekan angka anak tidak sekolah.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang terhambat pendidikannya karena keterbatasan biaya,” katanya, dalam buka puasa dan silaturahmi bersama jamaah Masjid Al-Muttaqin, Desa Kalijoso, Kecamatan Windusari, Rabu (25/02/2026).
Program itu, lanjut dia, akan membantu masyarakat guna memenuhi kebutuhan dasar pendidikan, seperti seragam, perlengkapan sekolah, dan biaya pendukung lain yang selama ini menjadi beban bagi sebagian keluarga.
Pemkab Magelang mematok target program ini mulai direalisasikan tahun ini dan dapat disalurkan di awal masa penerimaan peserta didik baru. Alokasi anggaran program dimasukkan dalam perubahan APBD.
“Anggaran akan dimasukkan dalam perubahan APBD. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar program ini bisa segera berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Sakir, menyatakan pihaknya mendukung penuh program prioritas pemerintah daerah, termasuk pendidikan gratis. DPRD memiliki peran strategis melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Fungsi penganggaran untuk menyetujui alokasi dana program pembangunan, serta fungsi pengawasan agar pelaksanaannya tidak terjadi penyimpangan, maupun salah sasaran,” ujarnya.
Sebagai representasi masyarakat, kata Sakir, DPRD akan terus mengawal program pembangunan agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Magelang.
Sementara itu, Kades Kalijoso, Slamet Ningroso, berharap program pendidikan gratis dapat membantu masyarakat desa. Terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi, agar anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.
Melalui program ini, Pemkab Magelang berharap seluruh anak memiliki kesempatan sama untuk mengenyam pendidikan dan tidak ada lagi yang terpaksa putus sekolah karena faktor ekonomi.
Di forum itu ada penyerahan bantuan santunan untuk fakir/miskin Rp 25 juta dan bantuan untuk sarpras masjid Rp 9,5 juta. (TB)






