Pemkab Purbalingga Lantik Lima Kepala Dinas untuk OPD Gabungan

Jatengpress.com, Purbalingga – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melantik dan mengambil sumpah/janji lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Senin (12/1/2026), di Pendopo Dipokusumo. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi perangkat daerah pascapenggabungan sejumlah OPD sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Purbalingga Nomor 5 Tahun 2025 tentang perubahan atas susunan perangkat daerah.

Lima pejabat yang dilantik yakni Agung Widiarto, SE, MM sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DindagkopUKM); Bambang Triono, SKM, MSi sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP); Drs. Muhammad Fathurrohman, MSi sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsospermasdesPPPA); dr. Jusi Febrianto, MPH sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesdaldukKB); serta Ir. Prayitno, MSi sebagai Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP).

Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menyampaikan bahwa sebelumnya Pemkab Purbalingga memiliki 27 organisasi perangkat daerah. Setelah dilakukan perampingan melalui penggabungan OPD atau urusan, jumlahnya menjadi 24 OPD. Menurutnya, struktur baru tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi sehingga tidak terlalu tersebar, sekaligus menjadi babak baru bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga ke depan.

“Perubahan SOTK ini harus menjadi sikap-sikap dan prinsip-prinsip baru ke depannya. Artinya, mereka harus ada perbaikan koordinasi dan perbaikan kolaborasi dan menyatupadukan visi kita semuanya,” katanya.

Bupati menambahkan, struktur dinas yang baru juga harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. Ia menyampaikan sejumlah pesan kepada ASN dalam menjalankan pemerintahan tahun 2026, khususnya terkait persoalan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari infrastruktur, angka kemiskinan, ekonomi masyarakat, hingga penyediaan lapangan kerja.

Terkait infrastruktur, Bupati menegaskan komitmennya melanjutkan Program Alus Dalane. “Program Alus Dalane 2025 kemarin meskipun sudah mulai dirasakan manfaatnya, tapi juga PR nya masih banyak. Program Alus Dalane akan terus kita genjot, pokoknya saya komitmen akan terus menganggarkan sampai jalan di Purbalingga alus semua,” katanya.

Bupati Fahmi juga mengajak seluruh jajaran Pemkab Purbalingga untuk benar-benar mencari solusi atas berbagai kendala yang ada. Ia meyakini bahwa setiap upaya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat akan menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan penilaian terhadap pejabat Pemkab Purbalingga didasarkan pada profesionalitas dan kemampuan bekerja sesuai harapan. “Bagi saya loyal bukan nomor satu. Seloyal apapun kalau nggak bisa kerja ya nggak bisa kerja. Nomor satu profesionalisme : meritokrasi, berbasis kinerja, berbasis proforma, berbasis output, mampu mencapai tujuan yang kita harapkan,” katanya.

Menurutnya, loyalitas menempati urutan berikutnya dalam arti kolaboratif dan tidak memiliki agenda yang bertentangan dengan pimpinan, disusul integritas, amanah, kejujuran, dan tanggung jawab. “Terus semangat, karena 1,1 juta masyarakat Purbalingga membutuhkan kehadiran kita semua, membutuhkan kontribusi dari kita semua, itu tanggungjawab kita,” katanya.(*)