Camat dan Lurah Kunci Kepemimpinan Kolaboratif di Tingkat wilayah Kota Magelang

Jatengpress.com, Magelang – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan peran strategis camat dan lurah. Yakni, sebagai ujung tombak pemerintahan daerah dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat yang semakin kompleks. 

Penegasan itu disampaikan Damar saat membuka Kegiatan Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Kolaboratif bagi Camat dan Lurah se-Kota Magelang di Taman Kyai Langgeng, Jumat (02/01/2026).

Turut hadir Wakil Wali Kota Magelang dr. Sri Harso, Pj Sekda Kota Magelang Larsita, seluruh asisten Sekda Kota Magelang dan sejumlah kepala OPD terkait.

Tantangan pembangunan perkotaan saat ini, menurut Damar, tidak lagi bisa diselesaikan dengan pendekatan sektoral dan birokratis. Camat dan lurah dituntut mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi tindakan nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

“Di tangan para camat dan lurah, kebijakan pemerintah diterjemahkan menjadi tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh warga,” ujar Damar.

Dia menyebut persoalan seperti stunting, keamanan lingkungan, kebersihan wilayah, pembinaan anak dan remaja, penguatan UMKM hingga peningkatan kualitas layanan publik, membutuhkan kepemimpinan yang kolaboratif dan inklusif. 

Dalam konteks tersebut, camat dan lurah memegang posisi kunci karena berada paling dekat dengan masyarakat.

“Ketika camat dan lurah hadir secara persuasif, mau mendengar, dan mengajak masyarakat terlibat, maka warga akan merasakan bahwa negara benar-benar hadir bersama mereka,” tegasnya.

Damar mendorong camat dan lurah mengedepankan kepemimpinan kolaboratif dengan melibatkan warga sejak perumusan solusi, membuka akses data, memberi ruang gagasan, serta mengelola perbedaan melalui dialog. 

Juga mengingatkan agar para pemimpin wilayah tidak bekerja sendiri. “Jangan hadapi permasalahan sendirian. Tidak ada pemimpin yang bekerja sendiri. Hilangkan egosektoral. Anda bukan superman, tapi supertim,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Magelang Anita Diah Lestari menjelaskan, pengembangan kompetensi kepemimpinan kolaboratif bagi camat dan lurah digelar dua hari, 2-3 Januari 2026 di Gedung Kepodang komplek Taman Kyai Langgeng. 

Peserta akan diberi materi dari narasumber Wali Kota Magelang, Wakil Wali Kota Magelang, Pj Sekda Kota Magelang, Kepala OPD terkait dan narasumber profesional.

Menurut Anita, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepemimpinan camat dan lurah agar lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang humanis dan akuntabel. (TB)